Tahap kedua adalah menyiapkan media tanam di dalam polybag berukuran minimal 35x35 cm agar ruang perakaran berkembang optimal. Campurkan tanah lapisan atas, pupuk kandang matang dari kotoran ternak, dan sekam bakar dengan formulasi rasio 2:1:1 secara merata. Tambahkan sekitar 1 sendok makan kapur dolomit per polybag untuk menjaga pH tanah tetap berada pada rentang ideal 6,0 hingga 6,8. Biarkan media tanam diistirahatkan selama 5 hingga 7 hari sebelum bibit ditanam.
Proses pindah tanam sebaiknya dilakukan pada sore hari sekitar pukul 16.00 untuk mengurangi tingkat stres bibit akibat terik matahari. Siram media dalam polybag dengan air sebanyak 500 ml per pot setiap pagi hari di musim kemarau, dan sesuaikan penyiraman saat musim hujan agar media tidak terlalu becek. Tancapkan turus bambu setinggi 1 meter di samping batang utama saat tanaman berumur 14 hari setelah tanam sebagai penopang struktur batang.
Pemupukan susulan berjadwal diberikan setiap 7 hingga 10 hari sekali menggunakan pupuk NPK seimbang atau pupuk organik cair yang dilarutkan dalam air sesuai aturan. Tanaman cabai rawit mulai berbunga pada umur 60 hari dan dapat dipanen pertama kali pada umur 80 hingga 90 hari setelah tanam. Pemanenan berlanjut setiap 5 hingga 7 hari sekali dengan cara memetik buah beserta tangkainya secara perlahan.