Mengenali perbedaan gejala atau diagnosis diferensial sangat penting agar tindakan pengendalian tidak salah sasaran. Gejala layu karena bakteri terjadi sangat cepat dalam hitungan jam tanpa perubahan warna daun menjadi kuning, sedangkan layu akibat jamur berkembang bertahap selama 5 sampai 7 hari disertai penguningan daun bagian bawah.
Pengendalian penyakit saat curah hujan harian melebihi 50 mm memerlukan kombinasi sanitasi lahan dan perbaikan drainase. Pembuatan bedengan setinggi 40 sampai 50 cm serta aplikasi agens hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 20 hingga 50 gram per lubang tanam saat pemupukan dasar dapat menekan perkembangan patogen tular tanah secara efektif.
Untuk penyakit daun dan buah seperti antraknosa atau bercak daun, penyemprotan fungisida berbasis tembaga atau mankozeb dapat dilakukan dengan interval 5 sampai 7 hari sekali saat cuaca cerah di pagi hari. Pastikan menambahkan perekat perata pestisida agar formulasi tidak terbilas air hujan yang turun pada siang atau sore hari.






