Persiapan lahan: gemburkan tanah sedalam 20-30 cm, buat bedengan lebar 1 meter dan tinggi 20 cm jika tanah mudah tergenang. Campurkan pupuk kandang matang 1-2 kg/m² seminggu sebelum tanam. Untuk buncis tegak, pasang ajir atau lanjaran setinggi 1,5-2 meter dengan jarak 50x50 cm. Untuk buncis merambat, siapkan para-para atau tali rambat.
Penanaman: rendam benih dalam air hangat (50°C) selama 5 menit untuk mematahkan dormansi. Tanam 2-3 benih per lubang sedalam 2-3 cm. Jarak tanam 30x40 cm untuk buncis tegak, 40x60 cm untuk merambat. Siram secukupnya setiap pagi atau sore, jaga kelembaban tanah. Setelah 7-10 hari, benih akan berkecambah.
Perawatan: lakukan penyiangan gulma setiap 2 minggu. Beri pupuk susulan NPK 16-16-16 sebanyak 5 gram per tanaman pada usia 2 dan 4 minggu setelah tanam (larutkan dalam 1 liter air, siramkan ke pangkal batang). Siram 2 kali sehari saat musim kemarau, 1 kali saat hujan. Pasang mulsa jerami atau plastik hitam perak untuk menjaga kelembaban dan menekan gulma.