Buncis, Cara Merawat Buncis Agar Subur dan Berbuah Lebat
Mustafa Akın / Pexels

Cara Merawat Buncis Agar Subur dan Berbuah Lebat

Kunci utama dalam cara merawat buncis agar tumbuh subur dan berproduksi optimal adalah penyiraman teratur, pemasangan lanjaran sejak dini, serta pemupukan berimbang.

Jawaban singkat

Tanaman buncis (Phaseolus vulgaris) dapat dibudidayakan sepanjang tahun di wilayah Indonesia, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga masa panen pada umur 45 sampai 60 hari setelah tanam, perawatan rutin yang disiplin sangat diperlukan sejak fase awal pertumbuhan.

Ringkas: Buncis

Cahaya
Membutuhkan sinar matahari penuh (minimal 6 jam/hari).
Penyiraman
Siram 2 kali sehari saat kemarau, 1 kali saat hujan. Jaga tanah lembab tapi tidak tergenang.
Musim
Tanam sepanjang tahun, hindari musim hujan deras untuk mengurangi risiko penyakit jamur.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Buncis sensitif terhadap genangan air, pastikan drainase baik.

Pada usia 1 sampai 14 hari setelah tanam, lakukan penyiraman sebanyak 1 kali sehari pada pagi hari dengan volume sekitar 250 hingga 500 ml per lubang tanam. Saat memasuki fase generatif atau pembentukan bunga pada umur 30 hari, tingkatkan frekuensi penyiraman menjadi 2 kali sehari jika merawatnya di musim kemarau untuk mencegah kerontokan calon buah.

Untuk buncis tipe merambat, tancapkan lanjaran dari bambu setinggi 1,5 hingga 2 meter sebelum tanaman berumur 10 hari agar tidak merusak sistem perakaran muda. Lakukan pemangkasan daun-daun tua di bagian bawah (sekitar 15 cm dari permukaan tanah) setiap 10 hari sekali untuk meminimalkan kelembapan tinggi yang memicu infeksi jamur di musim hujan.

Pemupukan susulan disarankan menggunakan pupuk organik cair yang dikocorkan setiap 7 hari sekali sebanyak 200 ml per tanaman. Kombinasikan dengan pemupukan unsur fosfor dan kalium pada umur 30 dan 45 hari setelah tanam, serta lakukan pemanenan polong buncis setiap 2 hari sekali agar kualitas buah tetap renyah dan tidak berserat keras.

Langkah-langkah

  1. Pemasangan Lanjaran: Tancapkan ajir bambu setinggi 1,5 sampai 2 meter di dekat piringan tanaman saat bibit berumur 7-10 hari.
  2. Penyiraman Teratur: Siram tanaman secara rutin setiap pagi hari, dan tingkatkan menjadi dua kali sehari apabila kondisi cuaca sangat terik.
  3. Pemupukan Susulan: Berikan kocor pupuk organik cair setiap minggu sekali dan aplikasikan pupuk kalium-fosfat pada fase menjelang berbunga.
  4. Pemangkasan dan Sanitasi: Pangkas daun tua yang menyentuh tanah dan bersihkan gulma di sekitar pangkal batang setiap 10 hari sekali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali sehari tanaman buncis harus disiram?

Penyiraman dilakukan 1 kali sehari di pagi hari saat kondisi normal, dan dapat ditingkatkan menjadi 2 kali sehari saat musim kemarau terik.

Kapan waktu yang tepat untuk memasang lanjaran atau ajir buncis?

Lanjaran sebaiknya dipasang lebih awal, yaitu saat tanaman berumur 7 sampai 10 hari setelah tanam atau ketika tinggi tanaman mencapai 10-15 cm.

Mengapa tanaman buncis berdaun rimbun tetapi susah berbunga?

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh pemberian pupuk berunsur nitrogen yang berlebihan serta kurangnya pencahayaan matahari langsung.

Kapan buncis mulai bisa dipanen pertama kali?

Buncis dapat mulai dipanen pada umur 45 hingga 50 hari setelah tanam, ditandai dengan polong yang sudah terisi penuh namun belum menonjol bijinya.

Lebih lanjut tentang Buncis

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.