Penyakit bercak daun (Cercospora atau Alternaria) muncul sebagai bercak coklat dengan tepi kuning, menyebar cepat saat hujan. Antraknosa (Colletotrichum) menyebabkan lesi cekung hitam pada polong dan batang. Hawar daun (Xanthomonas) menimbulkan bercak basah yang kemudian mengering. Busuk akar (Rhizoctonia atau Fusarium) membuat tanaman layu mendadak meski tanah lembab.
Untuk mencegah, atur jarak tanam 30-40 cm agar sirkulasi udara baik. Gunakan mulsa plastik untuk mengurangi percikan air tanah. Lakukan rotasi tanaman dengan bukan kacang-kacangan minimal 2 musim. Jika serangan sudah terjadi, segera cabut dan bakar tanaman sakit, jangan dikompos. Semprotkan fungisida berbahan aktif tembaga atau mankozeb sesuai label dan konsultasi dengan BPP setempat.
Penyakit virus seperti mosaik kuning ditularkan kutu daun; kendalikan dengan memasang mulsa reflektif atau insektisida nabati. Pastikan benih bebas penyakit dengan merendam air hangat 50°C selama 15 menit sebelum tanam. Pantau tanaman setiap hari, terutama setelah hujan deras. Dengan deteksi dini, kerugian panen bisa ditekan di bawah 20%.