Serai, Panduan Lengkap Pemupukan Serai per Fase Tumbuh
mingche lee / Pexels

Panduan Lengkap Pemupukan Serai per Fase Tumbuh

Pemupukan serai yang tepat per fase tumbuh mengombinasikan pupuk organik dasar dan pemupukan susulan berunsur hara seimbang untuk memaksimalkan pembentukan anakan serta kadar minyak atsiri.

Jawaban singkat

Pada fase awal pengolahan lahan dan tanam, serai membutuhkan dasar nutrisi organik yang kuat untuk merangsang pembentukan akar baru yang sehat. Lakukan aplikasi pupuk kandang matang atau kompos sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar atau sekitar 1 hingga 2 kilogram per lubang tanam yang dicampur rata dengan tanah 2 minggu sebelum tanam pada awal musim hujan. Tambahkan pupuk fosfat sebagai pupuk dasar guna mempercepat perkembangan sistem perakaran rumpun serai.

Ringkas: Serai

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam/hari
Penyiraman
Siram 2x sehari saat kemarau, 1x sehari saat hujan
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman serai mudah beradaptasi, cocok untuk pemula.

Memasuki fase pemeliharaan vegetatif pada umur 30 hingga 90 hari setelah tanam, fokus pemupukan serai adalah merangsang pembentukan rumpun dan memperbanyak anakan. Berikan pupuk susulan berunsur nitrogen tinggi sebanyak 50 gram per rumpun pada umur 1 bulan dan ulangi pada umur 2 bulan. Cara pemupukan dilakukan dengan membenamkan pupuk di sekeliling piringan rumpun sejauh 10 hingga 15 cm dari pangkal batang, lalu tutup dengan tanah dan siram hingga lembap.

Pada fase pembentukan batang dan penambahan anakan maksimal di umur 4 hingga 6 bulan, kebutuhan hara kalium dan nitrogen bertambah untuk mempertebal pangkal batang serta meningkatkan kandungan minyak atsiri. Aplikasikan pupuk susulan kombinasi N, P, dan K berimbang sebanyak 75 gram per rumpun setiap 2 bulan sekali. Saat musim hujan, pastikan pemupukan dilakukan ketika tanah lembap namun tidak tergenang agar nutrisi tidak larut terbawa erosi air.

Setelah panen perdana pada umur 6 hingga 8 bulan, rumpun serai memasuki fase ratoon atau peremajaan dan memerlukan asupan hara kembali untuk memicu tunas baru. Bersihkan sisa daun tua, gemburkan tanah di sekitar rumpun, lalu berikan 1 hingga 2 kilogram pupuk organik ditambah 50 gram pupuk majemuk NPK per rumpun. Pola pemupukan pascapanen ini perlu diulang secara berkala setiap kali selesai pemanenan yang berlangsung tiap 3 hingga 4 bulan sekali.

Langkah-langkah

  1. Campurkan 1 hingga 2 kg pupuk organik matang per lubang tanam pada 2 minggu sebelum penanaman bibit serai.
  2. Berikan pemupukan susulan pertama berupa pupuk nitrogen sebanyak 50 gram per rumpun pada umur 30 hari setelah tanam.
  3. Lakukan pemupukan berkala setiap 2 bulan sekali menggunakan pupuk majemuk NPK seimbang untuk memicu anakan baru.
  4. Aplikasikan pemupukan ratoon berupa kombinasi pupuk organik dan NPK setiap kali selesai pemanenan rumpun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik melakukan pemupukan serai?

Waktu terbaik adalah pada pagi atau sore hari ketika tanah dalam kondisi lembap, terutama di awal musim hujan atau setelah dilakukan penyiraman.

Apakah tanaman serai bisa tumbuh subur hanya dengan pupuk organik?

Serai bisa tumbuh baik dengan pupuk organik pada skala pekarangan, namun untuk budidaya komersial kombinasi pupuk organik dan anorganik sangat dianjurkan agar hasil panen melimpah.

Berapa kali pemupukan dilakukan setelah serai dipanen?

Pemupukan dilakukan 1 kali setiap selesai panen berkala, yaitu sekitar 3 hingga 4 bulan sekali untuk merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru.

Mengapa daun serai menguning setelah diberi pupuk?

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh posisi pemupukan yang terlalu dekat dengan batang sehingga akar terbakar, atau akibat pemberian dosis yang melebihi kapasitas tanaman.

Lebih lanjut tentang Serai

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.