Persiapan bibit: potong batang serai segar panjang 10-15 cm, buang daun bagian bawah, lalu rendam dalam air selama 1-2 jam. Tanam langsung di polybag atau lahan dengan kedalaman 5-7 cm. Jarak tanam 40-50 cm antar rumpun. Pada musim kemarau, siram 2 kali sehari pagi dan sore. Musim hujan, kurangi penyiraman hindari busuk akar.
Pemupukan: beri pupuk kompos atau kandang 1-2 kg per rumpun setiap 2 bulan. Untuk perawatan, lakukan penyiangan gulma rutin setiap 2 minggu. Tanaman serai sudah bisa dipanen pertama setelah 6-8 bulan. Panen dengan memotong batang pangkal menyisakan 5 cm dari tanah agar tumbuh kembali. Panen selanjutnya tiap 2-3 bulan.
Hama yang sering menyerang adalah ulat daun dan kutu daun. Kendalikan dengan menyemprot air sabun atau ekstrak daun nimba. Penyakit busuk akar akibat genangan air bisa dicegah dengan drainase baik. Serai juga bisa ditanam di pot sebagai tanaman hias multifungsi. Hasil panen bisa langsung digunakan atau dikeringkan untuk stok bumbu dapur.