Bawang Putih, Panduan Pemupukan Bawang Putih yang Tepat Berdasarkan Fase Tumbuh
Engin Akyurt / Pexels

Panduan Pemupukan Bawang Putih yang Tepat Berdasarkan Fase Tumbuh

Pemupukan bawang putih yang tepat sasaran pada fase vegetatif, pembentukan umbi, dan pematangan sangat menentukan produktivitas serta ukuran umbi panen.

Jawaban singkat

Budidaya bawang putih di dataran tinggi Indonesia (di atas 800 MDPL) membutuhkan manajemen nutrisi yang disiplin agar menghasilkan umbi yang berukuran optimal dan beraroma kuat. Pemupukan dasar dilakukan saat pengolahan tanah sekitar 7 hingga 10 hari sebelum tanam dengan mengaplikasikan pupuk kandang matang sebanyak 15 sampai 20 ton per hektar serta pupuk fosfat sebagai modal awal perakaran.

Ringkas: Bawang Putih

Cahaya
Penuh (minimal 8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembapan, hindari genangan)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian khusus pada drainase dan pemilihan bibit yang tepat.

Memasuki fase vegetatif awal pada umur 15 sampai 30 hari setelah tanam (HST), fokus pemupukan dialihkan untuk mendorong pertumbuhan daun dan anakan yang sehat. Aplikasi pupuk sumber nitrogen dan kalsium berimbang diberikan secara dikocor atau ditabur tipis di samping barisan tanaman setiap 10 hingga 14 hari sekali, dengan penyiraman yang cukup setelah aplikasi untuk mencegah pembakaran akar.

Saat memasuki fase generatif dan pembentukan umbi (umur 45 hingga 75 HST), kebutuhan kalium meningkat drastis untuk mengoptimalkan pembesaran siung bawang putih. Dosis nitrogen mulai dikurangi secara bertahap dan digantikan dengan pengaplikasian pupuk tinggi kalium dan sulfat seminggu sekali guna meningkatkan bobot, ketahanan simpan, serta kadar minyak atsiri umbi.

Fase pematangan ditandai pada umur 75 hingga 90 HST, di mana pemupukan kimia hara makro sepenuhnya dihentikan untuk mempercepat pengeringan daun alami dan pemadatan umbi. Penyiraman dihentikan sekitar 2 minggu sebelum panen agar tanah mengering, sehingga umbi tidak membusuk dan memiliki daya simpan yang lama hingga 4 sampai 6 bulan di penyimpanan.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang matang 15-20 ton/ha dan pupuk fosfat 7-10 hari sebelum tanam saat bedengan dibuat.
  2. Berikan pemupukan susulan I pada usia 15-30 HST dengan fokus hara Nitrogen dan Kalsium untuk memicu pertumbuhan vegetatif.
  3. Berikan pemupukan susulan II pada usia 45-75 HST dengan beralih ke hara Kalium dan Sulfur tinggi untuk memperbesar umbi.
  4. Hentikan seluruh pemupukan pada usia 75 HST ke atas dan kurangi penyiraman untuk persiapan pematangan umbi sebelum panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk kandang untuk bawang putih?

Pupuk kandang sebaiknya diberikan 7 hingga 14 hari sebelum tanam saat pengolahan tanah agar menyatu dan matang di dalam tanah.

Mengapa pemupukan nitrogen harus dihentikan menjelang panen?

Pemberian nitrogen di akhir fase menyebabkan umbi terlalu banyak menyerap air sehingga cepat membusuk saat disimpan.

Apakah bawang putih bisa dipupuk menggunakan pupuk daun cair?

Bisa, pupuk daun kaya unsur mikro dapat disemprotkan halus pada pagi hari saat fase vegetatif sebagai nutrisi tambahan.

Apa tanda tanaman bawang putih kelebihan pupuk kimia?

Tanda utamanya adalah ujung daun mengering mendadak seperti terbakar dan pertumbuhan vegetatif terhenti tiba-tiba.

Lebih lanjut tentang Bawang Putih

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.