Penyebab utama dari fenomena ini adalah defisiensi air dan unsur hara esensial. Pada musim kemarau, tanah cepat mengering dan mengeras sehingga akar serai kesulitan menyerap air serta unsur hara, terutama nitrogen yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan zat hijau daun atau klorofil. Akibatnya, daun tua akan menguning lebih dulu karena nutrisi ditarik ke daun muda.
Untuk mengatasi masalah ini secara tepat, kita perlu melakukan diagnosis yang cermat sebelum mengambil tindakan pemulihan. Pastikan penyiraman dilakukan secara rutin sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari jika curah hujan sama sekali tidak ada, serta berikan tambahan pupuk organik kaya nitrogen untuk memulihkan kesuburan tanah di sekitar rumpun serai.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang di musim kemarau, lakukan penutupan tanah atau mulsa organik di sekitar rumpun serai untuk menjaga kelembapan tanah lebih lama. Dengan perawatan yang teliti dan konsisten, rumpun serai Anda akan kembali menghijau subur dan siap dipanen aromanya untuk keperluan dapur maupun kesehatan.