Panduan Pemupukan Secang (Caesalpinia sappan) yang Tepat

Pemupukan yang tepat pada secang akan meningkatkan pertumbuhan dan kandungan brazilin dalam kayu, berikut panduan lengkapnya.

Jawaban singkat

Secang (Caesalpinia sappan) adalah tanaman rempah dan obat yang banyak ditanam di pekarangan atau kebun skala kecil. Agar pertumbuhannya optimal dan kandungan brazilin dalam kayu maksimal, pemupukan harus dilakukan secara teratur sesuai fase pertumbuhan. Di Indonesia, secang dapat ditanam sepanjang tahun, namun pemupukan perlu disesuaikan dengan musim hujan dan kemarau.

Ringkas: Secang

Cahaya
Sinar matahari penuh
Penyiraman
Siram 2-3 kali seminggu saat muda, 1-2 kali seminggu saat dewasa
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November) atau sepanjang tahun dengan irigasi
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman ini mudah beradaptasi, cocok untuk pemula.

Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan pupuk kandang atau kompos sebanyak 5-10 kg per lubang tanam. Campurkan pupuk kandang dengan tanah galian, lalu biarkan selama 1-2 minggu sebelum bibit ditanam. Setelah bibit berumur 1 bulan, berikan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 50 gram per tanaman, dilarutkan dalam 5 liter air, dan siramkan ke area perakaran. Ulangi setiap 2-3 bulan sekali selama musim hujan.

Pada musim kemarau, kurangi frekuensi pemupukan menjadi setiap 4 bulan sekali karena ketersediaan air terbatas. Jika tanaman menunjukkan gejala kekurangan unsur hara (daun menguning, pertumbuhan lambat), berikan pupuk daun yang mengandung unsur mikro (Zn, Fe, Mn) dengan dosis sesuai label. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan tanaman terlalu rimbun dan mengurangi kualitas kayu.

Untuk tanaman secang yang sudah berumur 2-3 tahun, fokus pemupukan pada pupuk kalium (K) dan fosfor (P) untuk merangsang pembentukan kayu dan kandungan brazilin. Gunakan pupuk KCl sebanyak 50 gram per pohon dan SP-36 sebanyak 75 gram per pohon, diberikan setiap 6 bulan sekali. Jika menggunakan pupuk organik cair, aplikasikan setiap 2 minggu sekali dengan dosis 10 ml/liter air pada daun dan batang.

Langkah-langkah

  1. Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang/kompos 5-10 kg per lubang tanam saat persiapan lahan.
  2. Setelah bibit berumur 1 bulan, aplikasikan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 50 gram per tanaman setiap 2-3 bulan.
  3. Kurangi frekuensi pemupukan menjadi setiap 4 bulan saat musim kemarau.
  4. Pada tanaman dewasa (2-3 tahun), berikan pupuk KCl 50 gram dan SP-36 75 gram per pohon setiap 6 bulan untuk merangsang kualitas kayu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk secang?

Pemupukan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan (sekitar Oktober-November) agar pupuk terserap optimal. Pada musim kemarau, kurangi frekuensi.

Apakah secang perlu pupuk kandang?

Ya, pupuk kandang sangat dianjurkan sebagai pupuk dasar karena memperbaiki struktur tanah dan menyediakan unsur hara mikro.

Berapa dosis pupuk NPK untuk secang dewasa?

Untuk tanaman dewasa (2-3 tahun), dosis NPK 16-16-16 sekitar 100-150 gram per pohon per aplikasi, diberikan setiap 3-4 bulan.

Apa yang terjadi jika secang kelebihan pupuk nitrogen?

Kelebihan nitrogen menyebabkan pertumbuhan vegetatif berlebihan (daun lebat) tetapi mengurangi kandungan brazilin dalam kayu, sehingga kualitas menurun.

Bisakah secang ditanam di pot?

Bisa, namun ukuran pot minimal diameter 40 cm. Pemupukan lebih sering (setiap 1-2 bulan) dengan dosis setengah dari rekomendasi lahan.

Lebih lanjut tentang Secang

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.