Persiapan bibit dilakukan dengan memilih rimpang tua yang sehat dari tanaman induk berumur minimal 8-10 bulan. Potong rimpang sepanjang 5-7 cm dengan 2-3 mata tunas. Rendam dalam larutan fungisida nabati (misal rebusan jahe) selama 15 menit, lalu kering anginkan sebelum tanam. Lahan atau pot harus gembur dan kaya bahan organik; campur tanah dengan pupuk kandang matang dengan perbandingan 2:1.
Penanaman dilakukan dengan membenamkan rimpang sedalam 3-5 cm, mata tunas menghadap ke atas. Jarak tanam 30x30 cm jika di lahan, atau satu rimpang per pot berdiameter minimal 30 cm. Siram segera setelah tanam hingga lembab. Pada minggu pertama, lindungi bibit dari sinar matahari langsung dengan naungan 50% jika cuaca terlalu terik.
Panen jeringau bisa dilakukan setelah 10-12 bulan, ditandai dengan daun yang mulai menguning dan rimpang yang besar. Gali rimpang dengan hati-hati, potong bagian daun dan akar serabut, lalu cuci bersih. Rimpang bisa langsung digunakan atau dijemur hingga kering untuk penyimpanan. Hasil panen rata-rata 2-3 kg rimpang segar per meter persegi lahan.