Bawang Putih, Panduan Lengkap Cara Menanam Bawang Putih dari Awal sampai Panen
Engin Akyurt / Pexels

Panduan Lengkap Cara Menanam Bawang Putih dari Awal sampai Panen

Menanam bawang putih di Indonesia membutuhkan persiapan umbi bibit yang tepat, media tanam gembur, dan pengaturan penyiraman yang teratur agar hasil panen melimpah.

Jawaban singkat

Budidaya bawang putih paling ideal dilakukan di dataran tinggi dengan ketinggian di atas 800 meter di atas permukaan laut dan suhu udara berkisar 15 hingga 20 derajat Celsius. Waktu terbaik untuk memulai penanaman adalah pada awal musim kemarau, yaitu sekitar bulan Mei hingga Juni. Pemilihan waktu ini sangat penting agar fase pembentukan umbi tidak terganggu oleh curah hujan tinggi yang berpotensi memicu pembusukan.

Ringkas: Bawang Putih

Cahaya
Penuh (minimal 8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembapan, hindari genangan)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian khusus pada drainase dan pemilihan bibit yang tepat.

Persiapan media tanam dimulai dengan membuat bedengan setinggi 30 cm dan lebar 100 cm dengan jarak antarbedengan 40 cm. Campurkan pupuk kandang matang sebanyak 2 kg per meter persegi serta pastikan keasaman tanah berada pada pH ideal 6,0 hingga 6,8. Tanam siung bawang putih yang sehat dengan kedalaman 2 hingga 3 cm, jarak tanam 10 x 15 cm, dan pastikan posisi ujung siung yang runcing menghadap ke atas.

Lakukan penyiraman setiap 2 hari sekali pada awal fase vegetatif musim kemarau, kemudian kurangi frekuensi menjadi 4 hari sekali saat tanaman memasuki fase pembentukan umbi. Berikan pupuk susulan pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam menggunakan kombinasi unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium seimbang sesuai dosis anjuran setempat agar nutrisi tanaman terpenuhi dengan baik.

Bawang putih siap dipanen pada umur 90 hingga 120 hari setelah tanam, ditandai dengan 60% sampai 70% daun yang mulai menguning dan terkulai. Cabut tanaman secara perlahan saat cuaca cerah, lalu jemur umbi beserta batangnya di bawah sinar matahari tidak langsung selama 7 hingga 14 hari untuk proses pengeringan agar umbi tahan disimpan lama.

Langkah-langkah

  1. Pilih siung bawang putih varietas unggul yang segar, bernas, dan bebas dari cacat fisik maupun jamur.
  2. Olah tanah bedengan selebar 1 meter, tambahkan pupuk kompos matang 2 kg per meter persegi, lalu biarkan selama 7 hari.
  3. Tancapkan siung bawang putih tegak lurus sejauh 2-3 cm ke dalam tanah dengan jarak tanam 10 x 15 cm.
  4. Lakukan penyiraman rutin, penyiangan gulma berkala, serta pemupukan susulan pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bawang putih bisa ditanam di dataran rendah?

Bawang putih bisa tumbuh di dataran rendah, namun pembentukan umbi sering kali tidak maksimal dan ukurannya cenderung lebih kecil.

Bisakah menanam bawang putih dari siung dapur?

Bisa, pilih siung bawang putih lokal yang segar, keras, dan tidak diberi perlakuan zat penghambat tunas.

Berapa lama masa panen bawang putih?

Masa panen berkisar antara 90 hingga 120 hari setelah tanam tergantung varietas dan kondisi lingkungan.

Mengapa daun bawang putih menguning sebelum waktunya?

Daun menguning bisa disebabkan oleh kelebihan air, kekurangan nutrisi nitrogen, atau serangan hama seperti thrips.

Bagaimana cara menyimpan hasil panen bawang putih agar awet?

Simpan umbi yang telah dikeringkan di ruangan sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Lebih lanjut tentang Bawang Putih

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.