Persiapan media tanam dimulai dengan membuat bedengan setinggi 30 cm dan lebar 100 cm dengan jarak antarbedengan 40 cm. Campurkan pupuk kandang matang sebanyak 2 kg per meter persegi serta pastikan keasaman tanah berada pada pH ideal 6,0 hingga 6,8. Tanam siung bawang putih yang sehat dengan kedalaman 2 hingga 3 cm, jarak tanam 10 x 15 cm, dan pastikan posisi ujung siung yang runcing menghadap ke atas.
Lakukan penyiraman setiap 2 hari sekali pada awal fase vegetatif musim kemarau, kemudian kurangi frekuensi menjadi 4 hari sekali saat tanaman memasuki fase pembentukan umbi. Berikan pupuk susulan pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam menggunakan kombinasi unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium seimbang sesuai dosis anjuran setempat agar nutrisi tanaman terpenuhi dengan baik.
Bawang putih siap dipanen pada umur 90 hingga 120 hari setelah tanam, ditandai dengan 60% sampai 70% daun yang mulai menguning dan terkulai. Cabut tanaman secara perlahan saat cuaca cerah, lalu jemur umbi beserta batangnya di bawah sinar matahari tidak langsung selama 7 hingga 14 hari untuk proses pengeringan agar umbi tahan disimpan lama.






