Penyebab utama daun jeringau menguning antara lain kelebihan air (genangan), kekurangan air (kekeringan), kekurangan unsur hara (terutama nitrogen), serangan hama penggerek batang, atau penyakit busuk rimpang akibat jamur. Setiap penyebab memiliki ciri khas yang bisa diamati, sehingga penanganan bisa tepat sasaran. Jangan langsung mengambil tindakan drastis seperti memotong semua daun atau menyemprot pestisida tanpa diagnosis yang benar.
Untuk mengatasi daun menguning, langkah pertama adalah mengidentifikasi penyebabnya. Periksa kondisi media tanam: apakah terlalu becek atau terlalu kering? Amati juga bagian pangkal batang dan rimpang: apakah ada lubang gerekan atau bau busuk? Jika ada hama, segera isolasi tanaman dan lakukan pengendalian mekanis. Untuk kekurangan hara, berikan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang matang dengan dosis sesuai ukuran tanaman.
Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Tanam jeringau di lahan dengan drainase baik, namun tetap lembab. Jangan biarkan air menggenang lebih dari 2 hari. Lakukan pemupukan rutin setiap 2-3 bulan sekali dengan pupuk organik. Jika ditemukan tanaman yang terinfeksi parah, sebaiknya dicabut dan dibakar untuk mencegah penyebaran. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat jika gejala tidak membaik.