Pada musim kemarau, masalah utama yang memicu daun menguning adalah defisiensi air irigasi yang parah atau sebaliknya, penyiraman berlebih yang menyebabkan akar membusuk. Tanaman bawang putih membutuhkan suplai air yang stabil sekitar 25 milimeter per minggu pada fase vegetatif aktif. Jika tanah terlalu kering, penyerapan unsur hara makro seperti nitrogen dan sulfur terhambat, yang langsung memicu klorosis atau kekuningan pada jaringan daun.
Faktor biotik seperti serangan hama penghisap cairan daun dan patogen tular tanah juga menjadi pemicu utama daun menguning di lapangan. Hama kecil penghisap daun aktif berkembang biak saat suhu udara panas dan kelembapan rendah di siang hari kemarau. Bekas gigitan mereka meninggalkan bercak perak hingga kuning, yang jika dibiarkan akan membuat seluruhhelaian daun mengering dan mati sebelum waktunya.
Untuk mengatasi masalah ini secara efektif, kita harus melakukan diagnosis yang tepat di lahan sebelum menerapkan tindakan pemulihan. Pengaturan irigasi siram atau curah secara teratur setiap dua hari sekali pada pagi hari sangat dianjurkan untuk menjaga kelembapan optimal. Selain itu, sanitasi gulma di sekitar rumpun bawang putih harus dilakukan secara rutin untuk mencegah hama bersembunyi dan memperparah kerusakan.