Pada musim kemarau dengan suhu harian mencapai 32 hingga 35 derajat Celsius, penyiraman yang tidak teratur seperti penyiraman 1 kali sehari di siang bolong dapat memicu stres fisiologis. Pengairan ideal dilakukan 2 kali sehari pada pagi sebelum jam 08.00 dan sore setelah jam 16.00 dengan volume sekitar 5 liter per meter persegi untuk menjaga kelembapan tanah di angka 60-70 persen.
Defisiensi nutrisi Nitrogen dan Kalium sering terjadi bila pemupukan susulan pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam terlewatkan. Aplikasi pupuk organik terkomposkan sebanyak 10 ton per hektar sebelum tanam serta asupan unsur hara makro yang seimbang sangat krusial untuk mencegah daun memutih lalu menguning secara meluas.
Serangan jamur patogen seperti Alternaria porri dan Fusarium oxysporum kerap mengintai saat embun pagi menempel lebih dari 4 jam pada helai daun. Pengamatan rutin setiap 2 hari sekali pada blok tanaman berusia 20-40 hari setelah tanam merupakan langkah terbaik untuk mendeteksi dini perubahan warna daun sebelum infeksi menyebar ke seluruh petakan.






