Memasuki fase pertumbuhan aktif atau vegetatif lanjut pada bulan keempat hingga ketujuh, tanaman lengkuas membutuhkan tambahan unsur nitrogen dan fosfor untuk memperbanyak anakan serta memperluas rumpun. Lakukan pemupukan susulan menggunakan bahan organik cair atau pupuk makro anorganik majemuk setiap tiga minggu sekali dengan dosis yang disesuaikan pada ukuran rumpun. Sebarkan pupuk pada alur melingkar di sekeliling tajuk tanaman dengan jarak sekitar 20 centimeter dari pangkal batang, kemudian tutup kembali dengan tanah tipis agar nutrisi tidak menguap tersengat matahari.
Menjelang fase generatif dan pembesaran rimpang pada bulan kedelapan hingga kesepuluh, kurangi unsur nitrogen dan perbanyak unsur kalium untuk merangsang pembesaran serta kualitas rimpang lengkuas. Aplikasikan pupuk kaya kalium sebanyak satu kali pada awal bulan kedelapan untuk membantu pengisian rimpang agar menjadi lebih padat, bernas, dan tidak mudah busuk di dalam tanah. Pastikan gulma di sekitar rumpun sudah dibersihkan terlebih dahulu agar penyerapan hara oleh akar lengkuas tidak terganggu oleh tanaman pengganggu.
Evaluasi kesuburan tanah secara berkala dan sesuaikan frekuensi pemupukan apabila kondisi cuaca ekstrem seperti curah hujan terlalu tinggi terjadi di wilayah kebun Anda. Musim hujan yang lebat dapat melunturkan unsur hara di dalam tanah, sehingga teknik pembenahan tanah dengan penambahan kapur pertanian atau dolomit sangat dianjurkan sekali setahun sebelum musim hujan untuk menjaga tingkat keasaman tanah tetap ideal. Selalu patuhi petunjuk pada label kemasan produk pupuk komersial dan konsultasikan dengan petugas penyuluh pertanian lapangan setempat untuk hasil yang paling akurat.