Gejala khas penyakit ini biasanya mulai terlihat saat tanaman berumur 3 hingga 6 bulan setelah tanam. Daun bagian bawah rumpun lengkuas akan berubah warna menjadi kuning, meliuk, dan layu secara perlahan. Jika rimpang digali, jaringan yang terinfeksi tampak berwarna cokelat gelap hingga kehitaman, bertekstur lembek basah, dan pada beberapa kasus mengeluarkan bau busuk yang menyengat saat ditekan.
Pencegahan utama dilakukan dengan membuat bedengan setinggi 30 hingga 40 cm serta lebar 100 cm sebelum masa tanam dimulai. Buat saluran parit drainase berkedalaman 50 cm di sekeliling petakan untuk memastikan air hujan langsung mengalir dan tidak menggenang lebih dari 12 jam. Atur pula jarak tanam ideal pada ukuran 60 x 70 cm agar sirkulasi udara di sekitar pangkal batang tetap lancar di tengah tingginya kelembapan udara.
Tindakan pemulihan lahan melibatkan sanitasi ketat dengan mencabut rumpun terserang dan membuang tanah di sekitar perakarannya dari area kebun. Aplikasikan bahan pembenah tanah atau agen hayati pengurai secara rutin setiap 2 minggu sekali pada pangkal tanaman yang sehat untuk meningkatkan ketahanan perakaran dari infeksi patogen berulang.






