Lengkuas, Panduan Mengatasi Daun Lengkuas Menguning di Musim Kemarau
No machine-readable author provided. McLeod assumed (based on copyright claims). / BY-SA

Panduan Mengatasi Daun Lengkuas Menguning di Musim Kemarau

Daun lengkuas yang menguning pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh cekaman kekeringan, serangan tungau daun, atau infeksi busuk rimpang.

Jawaban singkat

Tanaman lengkuas (Alpinia galanga) terkenal sebagai rempah yang tangguh di wilayah tropis Indonesia, namun keluhan daun lengkuas kuning sering muncul saat memasuki puncak musim kemarau antara bulan Juni hingga September. Kondisi iklim yang panas dengan kelembapan udara yang menurun drastis membuat tanaman mengalami tekanan fisiologis jika pengelolaan tanah dan penyiraman tidak disesuaikan. Pemahaman mendalam mengenai gejala klinis pada daun sangat penting agar tindakan korektif dapat dilakukan secara tepat tanpa merusak struktur rimpang di dalam tanah.

Ringkas: Lengkuas

Cahaya
Naungan parsial hingga sinar matahari penuh
Penyiraman
Sedang, siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun (tanam awal musim hujan untuk hasil terbaik)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan di berbagai jenis tanah asal drainase baik. Cocok untuk pemula.

Cekaman kekeringan menjadi pemicu utama daun menguning dari bagian tepi lalu merambat ke seluruh helai daun. Untuk mengatasinya, tanaman lengkuas membutuhkan pasokan air sekitar 5 sampai 10 liter per rumpun yang diberikan setiap 2 hingga 3 hari sekali pada pagi hari. Pemberian mulsa organik berupa jerami atau daun kering setebal 5 sampai 10 sentimeter di sekeliling area perakaran sangat efektif menahan penguapan air tanah selama musim kemarau.

Musim kemarau yang kering juga mengundang hama tungau merah dan kutu daun yang mengisap cairan helai daun hingga timbul bercak kuning samar berukuran kecil. Selain hama, infeksi cendawan Fusarium atau bakteri layu dapat menyerang rimpang yang terluka, menyebabkan daun menguning secara mendadak diikuti pembusukan pangkal batang. Penanganan hama dapat menggunakan semprotan pestisida nabati, sedangkan tanaman yang terinfeksi layu berat harus segera dibongkar dan dimusnahkan.

Pemupukan yang seimbang menjadi kunci pemulihan tanaman lengkuas dari gejala klorosis atau kekurangan nutrisi. Setiap 3 bulan sekali, berikan pupuk kandang matang sebanyak 3 hingga 5 kilogram per rumpun untuk menjaga ketersediaan hara makro seperti nitrogen dan magnesium. Pengolahan tanah yang menggemburkan area sekitar rimpang seminggu sekali akan membantu penyerapan nutrisi serta sirkulasi udara tanah berjalan optimal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Cekaman Kekeringan (Kurang Air)

Ciri: Daun menguning mulai dari bagian pinggir dan ujung, menggulung ke dalam, serta tanah di sekitar perakaran pecah-pecah.

Solusi: Lakukan penyiraman rutin 5-10 liter per rumpun setiap 2-3 hari sekali pada pagi hari dan pasang mulsa jerami setebal 5-10 cm.

Serangan Tungau Merah atau Kutu Daun

Ciri: Muncul bintik-bintik kuning kecil beracak di permukaan daun, terdapat sarang benang halus di bawah daun, dan daun tampak kusam.

Solusi: Semprotkan larutan pestisida nabati seperti minyak mimba atau sabun cair lembut pada sore hari, terutama di permukaan bawah daun.

Penyakit Busuk Rimpang (Layu Bakteri / Fusarium)

Ciri: Daun bagian bawah menguning serentak, batang semu melunak dan terkulai, serta rimpang berbau busuk saat dibelah.

Solusi: Cabut dan musnahkan tanaman yang terinfeksi berat, kemudian aplikasikan agen hayati Trichoderma pada tanah bekas tanaman.

Defisiensi Nutrisi (Nitrogen atau Magnesium)

Ciri: Menguning merata pada daun-daun tua (kekurangan Nitrogen) atau menguning di antara tulang daun (kekurangan Magnesium).

Solusi: Tambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 3-5 kg per rumpun di sekeliling area perakaran secara berkala.

Langkah-langkah

  1. Periksa kelembapan tanah di kedalaman 5 cm di sekitar rumpun lengkuas untuk memastikan apakah tanah terlalu kering.
  2. Amati permukaan atas dan bawah daun yang menguning menggunakan kaca pembesar untuk mendeteksi keberadaan hama tungau atau kutu.
  3. Pangkas helai daun yang sudah kering atau menguning lebih dari 70 persen menggunakan gunting pangkas yang steril.
  4. Berikan penyiraman intensif pada pagi hari dan tambahkan lapisan mulsa organik setebal 5-10 cm di sekeliling pangkal batang.
  5. Amati perkembangan tanaman selama 7 hingga 14 hari setelah perawatan dilakukan untuk memastikan tunas baru tumbuh hijau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun lengkuas yang sudah menguning bisa hijau kembali?

Daun yang sudah menguning total tidak bisa kembali hijau, namun perawatan yang benar akan memicu tumbuhnya tunas dan daun baru yang sehat.

Berapa kali lengkuas harus disiram saat musim kemarau?

Disarankan menyiram 2 hingga 3 kali seminggu dengan volume 5-10 liter air per rumpun, disesuaikan dengan tingkat kekeringan tanah.

Apakah penggunaan mulsa aman untuk tanaman lengkuas?

Sangat aman dan bermanfaat. Gunakan jerami atau daun kering setebal 5-10 cm dengan memberi jarak 2-3 cm dari pangkal batang utama.

Mengapa rimpang lengkuas membusuk saat daunnya menguning?

Kondisi tersebut disebabkan infeksi cendawan atau bakteri tanah yang masuk melalui luka rimpang atau akibat akumulasi air berlebih sebelum kemarau.

Kapan waktu terbaik memupuk lengkuas di musim kemarau?

Pemupukan dilakukan pada awal atau pertengahan musim kemarau saat kondisi tanah dalam keadaan lembap setelah disiram.

Lebih lanjut tentang Lengkuas

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.