Untuk mengatasi masalah ini secara tepat, kita harus melakukan diagnosis diferensial guna mengenali penyebab pastinya, apakah karena cekaman kekeringan, serangan jamur patogen, atau media tanam yang terlalu padat dan masam. Lengkuas (Alpinia galanga) memerlukan perhatian khusus terutama pada frekuensi penyiraman dan drainase agar rimpangnya tetap sehat tanpa mengalami pembusukan sekunder di kemudian hari.
Sebagai langkah penanganan praktis, lakukan penyiraman secara teratur sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari selama puncak kemarau, serta berikan tambahan pupuk organik matang di sekitar perakaran untuk memperbaiki struktur tanah. Pastikan juga gulma di sekitar rumpun lengkuas dibersihkan agar tidak terjadi perebutan unsur hara dan air yang memperparah kondisi penguningan daun.
Apabila gejala daun menguning terus meluas meskipun penyiraman telah dicukupi, segera lakukan pemangkasan pada daun yang sudah parah untuk mencegah penyebaran penyakit dan memfokuskan energi tanaman pada pertumbuhan tunas baru yang lebih sehat. Konsultasikan selalu dengan petugas penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian setempat untuk mendapatkan rekomendasi penanganan lanjutan yang paling sesuai dengan kondisi lahan Anda.