Pada musim kemarau, lakukan penyiraman tanaman secara rutin 1 kali sehari setiap pagi dengan volume sekitar 1 sampai 2 liter air per rumpun. Sebaliknya, saat memasuki musim hujan, hentikan penyiraman harian dan fokuslah memelihara gundukan tanah atau bedengan setinggi 30 cm agar air hujan tidak menggenangi area perakaran.
Pemupukan susulan wajib dilakukan untuk menjaga suplai nutrisi pembentukan rimpang. Berikan pupuk kandang sapi atau kompos matang sebanyak 2 hingga 3 kg per rumpun setiap 2 bulan sekali. Saat tanaman memasuki usia 3 sampai 4 bulan, tambahkan abu gosok atau pupuk organik tinggi kalium untuk merangsang pembesaran rimpang.
Penyiangan gulma di sekitar rumpun perlu dijadwalkan setiap 3 sampai 4 minggu sekali secara hati-hati agar alat penyiang tidak melukai rimpang muda di dalam tanah. Lakukan juga pemangkasan daun yang tua, kering, atau terserang penyakit setiap bulan guna menjaga sirkulasi udara di area bawah rumpun tetap optimal.






