Lengkuas, Cara Merawat Lengkuas Agar Subur dan Rimpang Melimpah
No machine-readable author provided. McLeod assumed (based on copyright claims). / BY-SA

Cara Merawat Lengkuas Agar Subur dan Rimpang Melimpah

Merawat tanaman lengkuas secara tepat memerlukan pengaturan penyiraman, pemupukan berkala, serta drainase tanah yang baik agar rimpang bertumbuh subur dan bebas pembusukan.

Jawaban singkat

Tanaman lengkuas (Alpinia galanga) tumbuh optimal pada iklim tropis Indonesia dari dataran rendah hingga tinggi dengan curah hujan 1.500 hingga 2.500 mm per tahun. Kunci utama keberhasilan merawat lengkuas terletak pada kondisi media tanam yang gembur, kaya bahan organik, serta memiliki struktur drainase yang baik dengan pH tanah ideal berkisar 5,5 sampai 6,5.

Ringkas: Lengkuas

Cahaya
Naungan parsial hingga sinar matahari penuh
Penyiraman
Sedang, siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun (tanam awal musim hujan untuk hasil terbaik)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan di berbagai jenis tanah asal drainase baik. Cocok untuk pemula.

Pada musim kemarau, lakukan penyiraman tanaman secara rutin 1 kali sehari setiap pagi dengan volume sekitar 1 sampai 2 liter air per rumpun. Sebaliknya, saat memasuki musim hujan, hentikan penyiraman harian dan fokuslah memelihara gundukan tanah atau bedengan setinggi 30 cm agar air hujan tidak menggenangi area perakaran.

Pemupukan susulan wajib dilakukan untuk menjaga suplai nutrisi pembentukan rimpang. Berikan pupuk kandang sapi atau kompos matang sebanyak 2 hingga 3 kg per rumpun setiap 2 bulan sekali. Saat tanaman memasuki usia 3 sampai 4 bulan, tambahkan abu gosok atau pupuk organik tinggi kalium untuk merangsang pembesaran rimpang.

Penyiangan gulma di sekitar rumpun perlu dijadwalkan setiap 3 sampai 4 minggu sekali secara hati-hati agar alat penyiang tidak melukai rimpang muda di dalam tanah. Lakukan juga pemangkasan daun yang tua, kering, atau terserang penyakit setiap bulan guna menjaga sirkulasi udara di area bawah rumpun tetap optimal.

Langkah-langkah

  1. Lakukan penyiraman rutin 1 kali sehari di pagi hari saat kemarau dan pastikan saluran air lancar saat musim hujan.
  2. Berikan pemupukan susulan berupa pupuk kandang atau kompos matang sebanyak 2 kg per rumpun setiap 2 bulan.
  3. Lakukan pembumbunan tanah dengan menimbun rimpang yang muncul ke permukaan tanah setinggi 5 hingga 10 cm.
  4. Bersihkan gulma dan pangkas daun tua atau kering di bagian pangkal batang secara berkala setiap bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa bulan lengkuas bisa dipanen setelah ditanam?

Lengkuas umumnya siap dipanen pada umur 9 hingga 12 bulan setelah tanam saat daun mulai menguning dan mengering.

Apakah lengkuas bisa ditanam dalam pot atau polybag?

Bisa, gunakan pot atau polybag berdiameter minimal 40 cm agar rimpang memiliki ruang gembur yang cukup untuk berkembang.

Mengapa daun lengkuas menggulung dan tampak layu?

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh stres kekurangan air pada musim kemarau atau adanya hama penggulung daun.

Bagaimana cara mencegah pembusukan pada rimpang lengkuas?

Pastikan media tanam sangat gembur, memiliki drainase yang lancar, dan tidak tergenang air terutama pada musim hujan.

Apakah tanaman lengkuas perlu dipangkas secara berkala?

Ya, pemangkasan daun tua dan batang yang mengering membantu mengalirkan nutrisi fokus pada pembentukan rimpang baru.

Lebih lanjut tentang Lengkuas

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.