Langkah awal penanaman dimulai dari pemilihan rimpang tua yang sehat, bernas, dan bebas dari hama berumur minimal 10 hingga 12 bulan sebagai bibit. Potong rimpang menjadi beberapa bagian dengan menyisakan paling sedikit dua sampai tiga bakal mata tunas yang segar pada setiap potongan. Tanam bibit rimpang sedalam 5 hingga 10 sentimeter dengan posisi mata tunas menghadap ke atas di atas bedengan atau dalam polibag berukuran besar agar rimpang leluasa memperbanyak diri.
Perawatan harian yang paling krusial adalah menjaga kelembapan media tanam tanpa membuatnya tergenang air yang memicu jamur akar. Lakukan penyiraman secara teratur sebanyak satu kali sehari pada musim kemarau, sementara saat musim hujan tiba, pastikan membuat saluran air di sekitar kebun agar tidak terjadi genangan. Berikan pupuk kandang matang atau kompos sebanyak dua kilogram per rumpun setiap tiga bulan sekali untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro dan mikro tanaman.
Pemanenan lengkuas pertama dapat mulai dilakukan ketika tanaman memasuki usia 10 hingga 12 bulan setelah tanam, ditandai dengan batang yang mulai mengering dan rumpun yang sudah sangat padat. Cara panen yang benar adalah dengan membongkar tanah di sekitar rumpun secara hati-hati menggunakan garpu kebun agar rimpang utama tidak terluka atau patah. Sisakan sebagian rimpang muda di dalam tanah agar tanaman dapat kembali bertunas dan menghasilkan panen berkelanjutan pada musim berikutnya.