Panduan Lengkap Cara Merawat Lengkuas Agar Tumbuh Subur dan Rimbun

Kunci sukses budidaya lengkuas di Indonesia terletak pada pemilihan bibit rimpang sehat, pengelolaan drainase yang baik saat musim hujan, serta pemupukan organik rutin setiap dua bulan sekali.

Jawaban singkat

Lengkuas atau laos (Alpinia galanga) merupakan tanaman rempah andalan dapur Nusantara yang sangat adaptif tumbuh di iklim tropis Indonesia sepanjang tahun. Agar rimpang berkembang optimal tanpa risiko kebusukan, pilihlah lokasi penanaman yang mendapat sorotan sinar matahari penuh minimal enam jam sehari. Tanah yang paling ideal adalah jenis tanah berpasir subur atau lempung berliur yang kaya akan bahan organik dengan tingkat keasaman tanah atau pH berkisar antara 6,0 sampai 6,5.

Ringkas: Lengkuas

Cahaya
Naungan parsial hingga sinar matahari penuh
Penyiraman
Sedang, siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun (tanam awal musim hujan untuk hasil terbaik)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan di berbagai jenis tanah asal drainase baik. Cocok untuk pemula.

Langkah awal penanaman dimulai dari pemilihan rimpang tua yang sehat, bernas, dan bebas dari hama berumur minimal 10 hingga 12 bulan sebagai bibit. Potong rimpang menjadi beberapa bagian dengan menyisakan paling sedikit dua sampai tiga bakal mata tunas yang segar pada setiap potongan. Tanam bibit rimpang sedalam 5 hingga 10 sentimeter dengan posisi mata tunas menghadap ke atas di atas bedengan atau dalam polibag berukuran besar agar rimpang leluasa memperbanyak diri.

Perawatan harian yang paling krusial adalah menjaga kelembapan media tanam tanpa membuatnya tergenang air yang memicu jamur akar. Lakukan penyiraman secara teratur sebanyak satu kali sehari pada musim kemarau, sementara saat musim hujan tiba, pastikan membuat saluran air di sekitar kebun agar tidak terjadi genangan. Berikan pupuk kandang matang atau kompos sebanyak dua kilogram per rumpun setiap tiga bulan sekali untuk mencukupi kebutuhan unsur hara makro dan mikro tanaman.

Pemanenan lengkuas pertama dapat mulai dilakukan ketika tanaman memasuki usia 10 hingga 12 bulan setelah tanam, ditandai dengan batang yang mulai mengering dan rumpun yang sudah sangat padat. Cara panen yang benar adalah dengan membongkar tanah di sekitar rumpun secara hati-hati menggunakan garpu kebun agar rimpang utama tidak terluka atau patah. Sisakan sebagian rimpang muda di dalam tanah agar tanaman dapat kembali bertunas dan menghasilkan panen berkelanjutan pada musim berikutnya.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit rimpang lengkuas tua yang sehat dan memiliki minimal 2 bakal mata tunas aktif.
  2. Siapkan media tanam berupa campuran tanah gembur dan pupuk kandang matang dengan perbandingan 2:1.
  3. Tanam rimpang sedalam 7 cm dengan posisi mata tunas menghadap ke atas.
  4. Lakukan penyiraman rutin dan pemupukan susulan setiap 3 bulan untuk merangsang pertumbuhan rimpang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama umur panen lengkuas?

Lengkuas dapat dipanen saat berumur 10 hingga 12 bulan setelah tanam ketika rimpangnya sudah maksimal.

Apakah lengkuas bisa ditanam di dalam pot?

Bisa, gunakan pot atau polybag berdiameter minimal 40 cm dengan media tanam gembur kaya bahan organik.

Bagaimana cara memperbanyak tanaman lengkuas?

Perbanyakan dilakukan secara vegetatif menggunakan pemisahan rimpang yang memiliki mata tunas.

Apakah lengkuas tahan terhadap genangan air?

Tidak, lengkuas menyukai tanah lembap tetapi sangat rentan membusuk jika tergenang air terlalu lama.

Kapan waktu terbaik memupuk lengkuas?

Pemupukan organik sebaiknya dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali sepanjang tahun.

Lebih lanjut tentang Lengkuas

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.