Cara Menanam Lengkuas dari Awal sampai Panen

Panduan lengkap menanam lengkuas di pekarangan rumah atau lahan pertanian, dari persiapan bibit hingga panen rimpang.

Jawaban singkat

Lengkuas (Alpinia galanga) adalah rempah rimpang yang mudah ditanam di Indonesia. Anda bisa menanamnya sepanjang tahun asal air tercukupi. Pilih bibit berupa rimpang tua yang sudah berumur minimal 10 bulan, memiliki 2-3 mata tunas, dan bebas hama. Potong rimpang seukuran 5-7 cm, lalu jemur di tempat teduh selama 1-2 hari agar luka potong kering. Untuk hasil optimal, gunakan bibit dari rimpang induk yang sudah berproduksi baik.

Ringkas: Lengkuas

Cahaya
Naungan parsial hingga sinar matahari penuh
Penyiraman
Sedang, siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun (tanam awal musim hujan untuk hasil terbaik)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan di berbagai jenis tanah asal drainase baik. Cocok untuk pemula.

Siapkan lahan dengan menggemburkan tanah sedalam 30 cm. Buat bedengan lebar 1 meter, tinggi 30 cm, dan jarak antar bedengan 50 cm. Campurkan pupuk kandang matang dengan dosis 10-15 ton per hektar (sekitar 1-1,5 kg per meter persegi) ke dalam tanah. Di pekarangan, Anda bisa menanam langsung di tanah atau dalam polybag besar berdiameter 40 cm. Pastikan drainase baik karena lengkuas tidak tahan genangan.

Tanam bibit dengan mata tunas menghadap ke atas, sedalam 5-7 cm, dengan jarak tanam 60x60 cm atau 75x75 cm. Siram setiap hari pada musim kemarau, cukup 2-3 kali seminggu saat hujan. Beri pupuk susulan urea 100 kg/ha, SP-36 75 kg/ha, dan KCl 50 kg/ha pada umur 1 dan 3 bulan. Lakukan penyiangan gulma rutin setiap 2-4 minggu. Mulsa jerami setebal 5 cm bisa membantu menjaga kelembaban dan menekan gulma.

Panen lengkuas bisa dimulai setelah 8-12 bulan, ditandai dengan daun menguning dan batang rebah. Gali rimpang dengan hati-hati, jangan sampai rusak. Rimpang segar bisa disimpan di suhu ruang selama 1-2 minggu, atau di lemari es hingga 1 bulan. Untuk bibit, pilih rimpang terbaik dan simpan di tempat teduh. Lengkuas juga bisa ditumpangsarikan dengan tanaman lain seperti jahe atau kunyit asalkan kebutuhan airnya sama.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit rimpang tua (umur >10 bulan) dengan 2-3 mata tunas, potong 5-7 cm, jemur 1-2 hari.
  2. Siapkan lahan: gemburkan tanah, buat bedengan lebar 1 m, campur pupuk kandang 1-1,5 kg/m².
  3. Tanam bibit dengan mata tunas ke atas sedalam 5-7 cm, jarak 60x60 cm, siram secukupnya.
  4. Rawat: siram rutin, pupuk susulan umur 1 dan 3 bulan, bersihkan gulma tiap 2-4 minggu.
  5. Panen setelah 8-12 bulan saat daun menguning, gali rimpang hati-hati.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama lengkuas bisa dipanen?

Panen pertama bisa dilakukan setelah 8-12 bulan. Selanjutnya, rimpang bisa dipanen setiap 6-8 bulan dengan perawatan rutin.

Bisakah lengkuas ditanam di dalam pot?

Bisa. Gunakan polybag atau pot berdiameter minimal 40 cm dengan lubang drainase. Media tanam campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam (2:1:1).

Apa penyebab daun lengkuas menguning?

Penyebab umum: kekurangan air, genangan air, atau serangan hama seperti ulat. Periksa drainase dan siram sesuai kebutuhan.

Bagaimana cara memperbanyak lengkuas?

Perbanyakan vegetatif dengan rimpang. Pilih rimpang tua yang sehat, potong menjadi beberapa bagian masing-masing memiliki minimal 2 mata tunas.

Apakah lengkuas tahan hama?

Relatif tahan, namun bisa terserang ulat pemakan daun, kutu daun, atau penyakit busuk rimpang. Lakukan sanitasi dan rotasi tanaman.

Kapan waktu tanam terbaik?

Lengkuas bisa ditanam sepanjang tahun, tetapi paling baik di awal musim hujan (Oktober-Desember) agar pertumbuhan optimal tanpa perlu banyak penyiraman.

Lebih lanjut tentang Lengkuas

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.