Mengatasi Daun Lengkuas Keriting di Musim Kemarau

Daun lengkuas keriting di musim kemarau biasanya disebabkan oleh serangan hama pengisap atau kekurangan air yang ekstrem.

Jawaban singkat

Halo Rekan Tani di seluruh Nusantara. Menghadapi masalah daun lengkuas yang mengeriting pada puncak musim kemarau memerlukan ketelitian dalam mendiagnosis gejala awal di kebun Anda. Tanaman lengkuas (Alpinia galanga) yang biasanya tangguh bisa menunjukkan penurunan vigor akibat stres lingkungan maupun tekanan organisme pengganggu tanaman yang aktif di cuaca panas.

Ringkas: Lengkuas

Cahaya
Naungan parsial hingga sinar matahari penuh
Penyiraman
Sedang, siram 2-3 kali seminggu saat kemarau, kurangi saat hujan
Musim
Sepanjang tahun (tanam awal musim hujan untuk hasil terbaik)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tahan di berbagai jenis tanah asal drainase baik. Cocok untuk pemula.

Berdasarkan pengalaman di lapangan, musim kemarau panjang memicu peningkatan populasi hama mikro yang menyerang pucuk daun muda lengkuas. Hama ini menyusup ke dalam gulungan daun yang belum membuka, mengisap cairan sel, dan meninggalkan bekas luka berupa keriput serta keriting yang parah pada lembaran daun seiring pertumbuhannya.

Selain serangan hama, faktor fisiologis seperti kekurangan pasokan air irigasi juga menjadi pemicu utama daun lengkuas melengkung dan mengeriting. Ketika tanah di sekitar rumpun lengkuas mengalami kekeringan ekstrem, tanaman secara alami akan menggulung daunnya untuk meminimalkan laju penguapan air melalui stomata.

Untuk memulihkan kebun lengkuas Anda, mulailah dengan melakukan penyiraman secara rutin sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore hari saat kemarau terik. Lakukan pembersihan gulma secara berkala di sekitar rumpun dan pangkas bagian daun yang terserang parah agar tidak menjadi sumber penularan bagi tunas baru yang sehat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Serangan Hama Pengisap Pucuk

Ciri: Daun muda mengerut dan melingkar, terdapat bintik-bintik kekuningan di permukaan daun, dan kadang ditemukan sisa sarang benang halus di lipatan daun.

Solusi: Pangkas dan musnahkan daun yang terinfeksi berat, semprot dengan air bertekanan sedang untuk merontokkan hama, serta jaga kebersihan gulma di sekitar rumpun.

Stres Kekeringan Musim Kemarau

Ciri: Seluruh lembaran daun menggulung menyerupai pipa, warna daun kusam, ujung daun mengering, dan tanah di sekitar rimpang tampak retak-retak.

Solusi: Tingkatkan frekuensi penyiraman secara bertahap, berikan tambahan ketebalan mulsa organik jerami di atas permukaan tanah untuk menjaga kelembapan.

Langkah-langkah

  1. Amati tingkat keparahan keriting pada setiap rumpun lengkuas di kebun.
  2. Lakukan pemangkasan daun yang mengeriting parah dan buang jauh dari area tanam.
  3. Terapkan mulsa organik tebal di pangkal rumpun untuk menahan penguapan air tanah selama kemarau.
  4. Siram tanaman secara terukur setiap hari dan pantau kemunculan tunas baru yang sehat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa daun lengkuas saya keriting di musim kemarau?

Biasanya disebabkan oleh serangan hama pengisap daun yang aktif di cuaca panas atau karena tanaman kekurangan pasokan air.

Apakah daun lengkuas yang sudah keriting bisa kembali normal?

Tidak, daun yang sudah telanjur keriting tidak akan kembali mulus, tetapi tunas baru yang keluar berikutnya bisa tumbuh normal jika penyebabnya sudah diatasi.

Seberapa sering lengkuas harus disiram saat kemarau?

Lakukan penyiraman setiap hari, yakni pada pagi hari sebelum pukul sembilan atau sore hari setelah pukul empat.

Apakah pemupukan nitrogen tinggi membantu mengatasi daun keriting?

Tidak disarankan karena nitrogen berlebih justru membuat jaringan daun lebih lunak dan sangat disukai oleh hama pengisap.

Kapan waktu terbaik memangkas daun lengkuas yang terserang?

Lakukan pemangkasan pada pagi hari yang cerah agar luka bekas potong cepat mengering dan tidak mengundang patogen sekunder.

Lebih lanjut tentang Lengkuas

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.