Serangan hama seperti Thrips tabaci bereproduksi sangat cepat saat suhu udara berkisar antara 28 hingga 32 derajat Celsius. Hama ini mengisap cairan sel daun muda sehingga pertumbuhan jaringan tidak seimbang dan mengakibatkan daun tampak keriting, kusam, serta bergaris keperakan.
Selain hama, infeksi Virus Kerdil Bawang yang ditularkan oleh kutu daun juga menjadi dalang utama. Tanaman yang terinfeksi virus tidak hanya menunjukkan daun keriting dan bergelombang, tetapi juga mengalami kerdil permanen dan pembentukan umbi yang gagal optimal.
Pemulihan tanaman bawang putih memerlukan penyiraman teratur sebanyak 1 hingga 2 liter per meter persegi setiap pagi untuk menjaga kelembapan tanah serta aplikasi agensia hayati. Sanitasi lahan secara berkala setiap 7 hari dengan membuang gulma di sekitar area tanam terbukti menekan penyebaran vektor penyakit hingga 80 persen.






