Bawang Merah, Akar Bawang Merah Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi
Arina Krasnikova / Pexels

Akar Bawang Merah Busuk: Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk akar pada bawang merah di musim hujan umumnya disebabkan oleh drainase yang buruk serta serangan jamur Fusarium atau Sclerotium.

Jawaban singkat

Musim hujan di Indonesia yang berlangsung antara bulan Oktober hingga Maret sering kali menjadi tantangan berat bagi petani bawang merah karena kelembapan udara yang melebihi 85 persen memicu serangan busuk akar. Busuk akar ini umumnya disebabkan oleh kombinasi drainase tanah yang tersumbat dan infeksi patogen tular-tanah yang berkembang pesat dalam kondisi lahan yang tergenang.

Ringkas: Bawang Merah

Cahaya
Sinar matahari penuh (8-10 jam/hari)
Penyiraman
2 kali sehari pada fase awal, 1 kali sehari menjelang panen
Musim
Musim kemarau (Mei - September)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Drainase tanah sangat penting; bawang merah menyukai panas terik namun tidak tahan genangan air.

Ketika air menggenangi bedengan lebih dari 4 jam setelah hujan deras, sistem perakaran bawang merah akan kekurangan oksigen sehingga jaringan selnya mati dan melunak. Kondisi tercekik ini memudahkan spora cendawan patogen masuk dan merusak jaringan pembuluh angkut hingga pangkal umbi membusuk hanya dalam waktu 3 sampai 5 hari.

Pencegahan utama di musim hujan dilakukan dengan membuat bedengan tinggi sekitar 40 hingga 50 centimeter serta kedalaman parit antar-bedengan minimal 50 centimeter agar air hujan segera mengalir keluar. Selain itu, pemberian pembenah tanah dan agens hayati sebanyak 20 gram per meter persegi saat pengolahan tanah 14 hari sebelum tanam sangat efektif menekan populasi jamur patogen.

Jika serangan sudah terlihat pada 5 persen dari total populasi tanaman di lahan, segera perbaiki saluran pembuangan air dan lakukan pengapuran dolomit sebanyak 100 gram per meter persegi untuk menaikkan pH tanah ke angka ideal 6,0 hingga 6,8. Lakukan pemeriksaan sanitasi lahan secara berkala setiap 2 hari sekali pada pagi hari untuk mencabut tanaman yang terinfeksi parah.

Penyebab & Cara Mengatasi

Layu Fusarium (Busuk Inul)

Ciri: Akar membusuk berwarna kecokelatan, daun memuntir (terpilin) dan menguning, serta pangkal umbi menggelembung lalu membusuk.

Solusi: Cabut tanaman terinfeksi, perbaiki pH tanah dengan dolomit, dan aplikasikan agen hayati Trichoderma spp. pada tanah.

Busuk Batang Sclerotium

Ciri: Terdapat benang-benang miselium putih seperti bulu di pangkal batang dan akar, disertai butiran kecil menyerupai biji sawi berwarna cokelat.

Solusi: Taburkan kapur pertanian untuk mengurangi kelembapan asam, serta buang sisa tanaman terinfeksi jauh dari area lahan.

Genangan Air (Drainase Buruk)

Ciri: Akar berwarna putih pucat lalu berubah menjadi cokelat lunak dan berbau busuk tanpa adanya miselium atau bulu jamur putih.

Solusi: Perdalam parit drainase hingga air mengalir lancar dan tidak menggenangi perakaran lebih dari 2 jam setelah hujan.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi gejala pada akar dan pangkal umbi untuk memastikan apakah pembusukan disebabkan oleh patogen jamur atau murni kelebihan air.
  2. Perdalam saluran parit di sekeliling bedengan menjadi 50 cm agar air hujan cepat surut dan tidak merendam perakaran.
  3. Cabut dan bakar tanaman bawang merah yang sudah membusuk parah agar spora jamur tidak menular ke tanaman yang sehat melalui aliran air.
  4. Gunakan fungisida atau agens hayati sesuai petunjuk pada label kemasan produk dan konsultasikan jenis bahan aktif yang tepat dengan penyuluh pertanian setempat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah umbi bawang merah yang akarnya busuk masih aman dikonsumsi?

Jika pembusukan belum mencapai bagian dalam umbi dan teksturnya masih keras, umbi masih bisa dikonsumsi setelah bagian yang rusak dibuang bersih. Namun, jika umbi sudah lembek dan berbau menyengat, sebaiknya dibuang.

Mengapa serangan busuk akar makin ganas saat musim hujan?

Kelembapan tanah yang tinggi dan keasaman air hujan menciptakan lingkungan yang sangat disukai oleh cendawan patogen seperti Fusarium untuk berkembang biak dengan cepat.

Berapa pH tanah yang ideal agar bawang merah terhindar dari busuk akar?

pH tanah ideal untuk bawang merah berkisar antara 6,0 hingga 6,8. Tanah yang terlalu asam (pH di bawah 5,5) membuat tanaman rentan terserang jamur pembusuk akar.

Apakah pemberian pupuk nitrogen tinggi saat musim hujan bisa memicu busuk akar?

Ya, pemberian unsur nitrogen sintetis berlebihan saat musim hujan membuat jaringan tanaman menjadi succulent (terlalu lunak) dan sukulen ini sangat disukai oleh patogen pembusuk.

Lebih lanjut tentang Bawang Merah

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.