Kunyit, Panduan Pemupukan Kunyit yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan
Karl Solano / Pexels

Panduan Pemupukan Kunyit yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Pemupukan kunyit yang efektif memerlukan kombinasi pupuk dasar organik serta pemupukan susulan berimbang sesuai dengan fase vegetatif dan pembesaran rimpang.

Jawaban singkat

Persiapan lahan kunyit diawali dengan pemberian pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar atau sekitar 1 sampai 1,5 kilogram per lubang tanam pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober hingga November. Penambahan kompos organik atau kasgot pada fase pengolahan tanah ini bertujuan meningkatkan porositas tanah dan menyediakan hara makro dasar sebelum bibit rimpang ditanam pada kedalaman 5 hingga 7 sentimeter.

Ringkas: Kunyit

Cahaya
Penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembaban, hindari genangan)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat adaptif terhadap berbagai jenis tanah di Indonesia.

Pada umur 30 hingga 60 hari setelah tanam, tanaman memasuki fase vegetatif cepat yang membutuhkan unsur nitrogen tinggi untuk pembentukan 3 hingga 5 helai daun sempurna. Berikan pemupukan susulan pertama berupa pupuk kaya nitrogen dan fosfat organik dengan dosis sekitar 15 hingga 20 gram per tanaman, diimbangi penyiraman teratur 2 kali seminggu jika kondisi cuaca cenderung kering.

Memasuki usia 4 hingga 7 bulan, kebutuhan hara tanaman bergeser dominan ke unsur kalium dan fosfor untuk memicu pembelahan sel rimpang serta penumpukan kandungan kurkumin. Pemupukan susulan kedua dan ketiga dilakukan pada bulan ke-4 dan ke-6 dengan mengaplikasikan pupuk tinggi kalium sekitar 20 gram per rumpun, diiringi pembumbunan tanah setinggi 10 sentimeter agar rimpang tidak terpapar sinar matahari langsung.

Pada fase pematangan usia 8 hingga 10 bulan, seluruh kegiatan pemupukan dihentikan sepenuhnya untuk mencegah pembusukan rimpang sebelum masa panen tiba. Pengairan dikurangi secara bertahap hingga media tanah cenderung kering lembap, membiarkan daun menguning secara alami sebagai tanda nutrisi telah berpindah sepenuhnya ke dalam rimpang kunyit.

Langkah-langkah

  1. Fase Dasar (H-14 Tanam): Campurkan 1 sampai 1,5 kg pupuk kandang fermentasi per lubang tanam bersama tanah galian.
  2. Fase Vegetatif (30-45 HST): Taburkan pupuk kaya nitrogen melingkar sejauh 10 cm dari pangkal batang, lalu tutup kembali dengan tanah.
  3. Fase Pembesaran Rimpang (120 HST): Aplikasikan pupuk tinggi kalium dan lakukan pembumbunan tanah setinggi 10 cm di sekeliling rumpun.
  4. Fase Pematangan (210 HST): Hentikan pemberian pupuk dan kurangi frekuensi penyiraman untuk mematangkan rimpang secara alami.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik untuk mulai memupuk kunyit?

Pemupukan dasar dilakukan 2 minggu sebelum tanam, sedangkan pemupukan susulan pertama dimulai pada umur 30 hari setelah tanam.

Apakah kunyit bisa tumbuh subur hanya dengan pupuk organik?

Bisa, kunyit merespons sangat baik terhadap kombinasi pupuk kandang matang, kompos, dan kocoran pupuk organik cair rutin.

Mengapa daun kunyit menguning padahal sudah dipupuk?

Penguningan bisa disebabkan oleh drainase yang buruk (akar membusuk), defisiensi kalium, atau proses alami dormansi menjelang panen.

Berapa kali pemupukan susulan ideal untuk tanaman kunyit?

Pemupukan susulan idealnya dilakukan 2 hingga 3 kali, yaitu pada umur 1 bulan, 3 bulan, dan 5 bulan setelah tanam.

Bolehkah menyemprotkan pupuk daun pada kunyit?

Boleh, penyemprotan pupuk daun pelengkap disarankan pada fase vegetatif awal di pagi hari sebelum pukul 9 pagi.

Lebih lanjut tentang Kunyit

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.