Penyebab pertama adalah kekeringan. Daun menggulung ke dalam, menguning dari ujung, dan tanah kering pecah-pecah. Siram dengan volume 5-10 liter per rumpun setiap 3-4 hari, dan beri mulsa jerami setebal 5-7 cm untuk menahan lengas.
Penyebab kedua adalah layu bakteri (Ralstonia solanacearum). Potong batang: jika keluar lendir putih keruh, itu bakteri. Daun layu mendadak tanpa menguning, dan pangkal batang busuk. Cabut tanaman sakit, kapur lubang tanam, dan jangan tanam kunyit lagi di lahan itu minimal 2 tahun.
Penyebab ketiga adalah nematoda (Pratylenchus spp.). Akar bengkak atau busuk, tanaman kerdil, daun menguning lalu layu. Lakukan solarisasi tanah dengan mulsa plastik bening selama 4-6 minggu di musim kemarau, dan tanam tagetes (bunga tahi ayam) sebagai tanaman perangkap sebelum musim tanam.