Persiapan media tanam sangat penting untuk mencegah kebusukan rimpang karena kunyit tidak menyukai genangan air. Olah tanah secara intensif dengan menggemburkan kedalaman 30 cm dan campurkan pupuk kandang matang sebanyak 1 kilogram per meter persegi. Buat bedengan dengan tinggi 30 cm dan lebar 1 meter pada lahan terbuka, atau siapkan polybag berukuran minimal 40 cm jika menanam di pekarangan rumah.
Waktu penanaman terbaik di Indonesia adalah pada awal musim hujan agar bibit mendapatkan pasokan air alami yang cukup tanpa perlu penyiraman intensif di awal pertumbuhan. Tanam rimpang pada kedalaman 5 hingga 7 cm dengan posisi mata tunas menghadap ke atas, lalu uruk dengan tanah gembur dan beri jarak tanam sekitar 40 x 60 cm agar tanaman memiliki ruang tumbuh yang leluasa.
Pemeliharaan tanaman meliputi penyiangan gulma secara rutin setiap 3 minggu sekali pada 3 bulan pertama dan pembumbunan tanah saat tanaman berusia 2 bulan untuk menutupi rimpang yang mulai muncul ke permukaan. Berikan tambahan pupuk organik susulan setiap 2 bulan sekali, dan lakukan pemanenan saat tanaman berumur 8 hingga 10 bulan ketika daun dan batang mulai menguning serta mengering secara alami.