Kunyit, Cara Menanam Kunyit dari Awal sampai Panen
Karl Solano / Pexels

Cara Menanam Kunyit dari Awal sampai Panen

Menanam kunyit di pekarangan maupun lahan pertanian sangat mudah dilakukan dengan memanfaatkan rimpang berkualitas serta perawatan yang tepat hingga masa panen tiba.

Jawaban singkat

Menanam kunyit di Indonesia paling ideal dimulai pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober hingga November, meskipun dapat dilakukan sepanjang tahun jika ketersediaan air irigasi mencukupi. Tanaman kunyit membutuhkan tanah gembur bercampur bahan organik tinggi dengan sistem drainase yang baik agar rimpang dapat tumbuh membesar tanpa risiko tergenang air.

Ringkas: Kunyit

Cahaya
Penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembaban, hindari genangan)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat adaptif terhadap berbagai jenis tanah di Indonesia.

Persiapan bibit dimulai dengan memilih rimpang induk yang sudah berumur 9 sampai 10 bulan dengan bobot sekitar 20 hingga 30 gram per potongan bibit. Rimpang tersebut dieramkan di tempat teduh bercahaya remang selama 2 sampai 3 minggu hingga muncul tunas baru setinggi 1 sampai 2 sentimeter sebelum ditanam ke media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam.

Pemeliharaan rutin meliputi penyiraman setiap 2 sampai 3 hari sekali pada musim kemarau dan pemberian pupuk susulan berupa kompos sebanyak 1 kilogram per polibag atau tanaman pada bulan ke-2 dan bulan ke-4. Pembumbunan atau penambahan tanah di sekitar pangkal batang perlu dilakukan pada bulan ke-3 dan ke-5 untuk menutupi rimpang yang mulai menyembul ke permukaan.

Proses pemanenan dapat dilakukan ketika tanaman memasuki usia 8 hingga 10 bulan setelah tanam, yang ditandai dengan perubahan warna daun dari hijau menjadi kuning dan mengering secara alami. Rimpang dipanen dengan cara membongkar tanah secara perlahan menggunakan garpu tanah agar rimpang tidak patah atau terluka.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Bibit: Potong rimpang tua umur 9-10 bulan seberat 20-30 gram, lalu eramkan di tempat lembap dan teduh selama 2 minggu hingga bertunas.
  2. Olah Media Tanam: Campurkan tanah topsoil, pupuk kandang matang, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1 ke dalam polibag ukuran minimal 40 cm atau bedengan.
  3. Penanaman: Rebah rimpang bertunas ke dalam lubang tanam setinggi 5-7 cm dengan posisi tunas menghadap ke atas, lalu tutup tipis dengan tanah.
  4. Perawatan dan Pembumbunan: Siram 2-3 hari sekali, berikan pupuk organik susulan pada bulan ke-2 dan ke-4, serta lakukan pembumbunan tanah pada bulan ke-3 dan ke-5.
  5. Pemanenan: Bongkar tanah secara hati-hati pada umur 8-10 bulan setelah seluruh daun menguning dan mengering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kunyit bisa ditanam di dalam polibag?

Bisa, gunakan polibag berdiameter minimal 40 cm agar rimpang memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan bercabang.

Berapa lama kunyit bisa dipanen sejak ditanam?

Kunyit siap dipanen pada umur 8 hingga 10 bulan setelah tanam ketika daunnya mulai menguning dan mengering.

Apakah tanaman kunyit membutuhkan sinar matahari penuh?

Ya, kunyit tumbuh paling optimal jika mendapatkan sinar matahari langsung selama 6 sampai 8 jam sehari.

Mengapa rimpang kunyit yang saya tanam tidak mau bertunas?

Hal ini biasanya disebabkan oleh penggunaan bibit rimpang yang terlalu muda atau kondisi media semai yang terlalu kering atau terlalu basah.

Berapa jarak tanam kunyit yang ideal di lahan terbuka?

Jarak tanam yang disarankan adalah 30 cm x 40 cm atau 40 cm x 50 cm agar sirkulasi udara dan masuknya cahaya tetap optimal.

Lebih lanjut tentang Kunyit

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.