Layu karena kekeringan biasanya dimulai dari daun tua menguning, lalu layu merata. Tanah terlihat kering dan retak. Penyiraman rutin 2-3 hari sekali saat kemarau dapat mencegahnya. Mulsa jerami atau daun kering setebal 5-7 cm membantu menjaga kelembaban.
Layu karena bakteri (Ralstonia solanacearum) ditandai layu mendadak pada siang hari, daun masih hijau, dan jika batang dipotong keluar lendir bakteri. Tidak ada obat kimia; cabut dan bakar tanaman sakit, rotasi tanaman dengan non-solanaceae minimal 2 tahun, dan perbaiki drainase.
Layu karena jamur Fusarium atau Rhizoctonia sering pada lahan basah. Gejala: daun menguning dari bawah, batang lembek, akar busuk. Cegah dengan drainase baik, hindari genangan, dan gunakan kompos matang. Jika serangan berat, tanaman dicabut dan dibakar, lahan diistirahatkan.