Panduan Lengkap Pemupukan Kencur untuk Hasil Panen Melimpah

Penerapan pemupukan kencur yang tepat berdasarkan fase pertumbuhan sangat menentukan kualitas dan kuantitas rimpang di Indonesia.

Jawaban singkat

Pemupukan tanaman kencur di Indonesia memerlukan pendekatan bertahap agar nutrisi terserap optimal dari awal tanam hingga panen pada usia 7 hingga 8 bulan. Pada fase awal pertumbuhan vegetatif, yaitu usia 0 sampai 30 hari setelah tanam, kencur sangat membutuhkan unsur hara makro primer untuk merangsang pertumbuhan tunas dan sistem perakaran yang kuat di lahan.

Ringkas: Kencur

Cahaya
Parsial (Naungan 30-50%)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembapan tanah, hindari genangan)
Musim
Sepanjang tahun (optimal awal musim hujan)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Kencur menyukai tanah gembur berhumus.

Memasuki fase pembentukan rimpang pada usia 3 hingga 5 bulan, jenis pupuk yang diaplikasikan harus bergeser untuk mendukung pembesaran umbi di dalam tanah. Frekuensi pemupukan susulan dilakukan setiap 30 hari sekali dengan cara membenamkan pupuk ke dalam alur di sekitar barisan tanaman agar tidak menguap terkena terik matahari.

Kombinasi antara pupuk organik matang seperti kompos atau pupuk kandang dengan pupuk anorganik berimbang menjadi kunci kesuksesan budidaya kencur di berbagai wilayah Nusantara. Pemberian bahan organik sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar pada saat pengolahan tanah juga berfungsi memperbaiki struktur fisik tanah agar rimpang leluasa membesar.

Petani perlu menghindari kelebihan unsur nitrogen pada fase generatif karena justru akan memicu pertumbuhan daun yang terlalu lebat tetapi membuat rimpang kerdil dan berair. Pemantauan kelembaban tanah secara berkala sangat dianjurkan sebelum melakukan pemupukan agar pupuk larut dengan baik dan tidak membakar jaringan akar tanaman.

Langkah-langkah

  1. Lakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang matang atau kompos saat pengolahan lahan bedengan dua minggu sebelum tanam.
  2. Berikan pemupukan susulan pertama pada usia 30 hari setelah tanam dengan pupuk anorganik tunggal atau majemuk di sekitar perakaran.
  3. Lakukan penyiangan gulma terlebih dahulu sebelum melakukan pemupukan susulan kedua pada usia 60 hari setelah tanam agar nutrisi tidak direbut gulma.
  4. Berikan pemupukan susulan terakhir pada usia 90 hari setelah tanam yang difokuskan untuk pembesaran rimpang dan penguatan ketahanan tanaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk kencur?

Waktu terbaik adalah pada pagi hari atau sore hari saat cuaca tidak terik dan kondisi tanah cukup lembab.

Apakah kencur wajib diberi pupuk kandang?

Sangat dianjurkan karena pupuk kandang memperbaiki struktur tanah dan menyediakan unsur hara mikro yang dibutuhkan rimpang.

Berapa kali kencur harus dipupuk selama musim tanam?

Pemupukan dilakukan sekitar 3 hingga 4 kali selama satu musim tanam dari awal pertumbuhan hingga menjelang pembentukan rimpang optimal.

Kenapa daun kencur menguning meski sudah diberi pupuk?

Hal tersebut bisa disebabkan oleh drainase lahan yang buruk, serangan patogen akar, atau kelebihan dosis pemupukan yang merusak akar.

Apakah boleh menggunakan pupuk cair untuk kencur?

Boleh, pupuk cair sangat baik diberikan melalui penyemprotan daun sebagai tambahan nutrisi mikro pada fase pertumbuhan vegetatif aktif.

Lebih lanjut tentang Kencur

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.