Persiapan bibit dimulai dari memilih rimpang kencur yang sehat, tua berumur sekitar 10 sampai 12 bulan, dan memiliki calon tunas yang utuh. Rimpang induk dipotong menjadi beberapa bagian dengan bobot 5 hingga 10 gram dan menyisakan minimal 2 mata tunas pada setiap potongan. Angin-anginkan potongan rimpang tersebut di tempat teduh selama 2 hingga 3 hari hingga bagian luka mongering sebelum ditanam untuk mencegah serangan jamur.
Pengolahan lahan dilakukan dengan mencangkul tanah sedalam 30 sentimeter dan mencampurkan pupuk kandang matang sebanyak 1 kilogram per lubang tanam untuk menyuburkan tanah. Buatlah bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi 25 sentimeter untuk memastikan drainase lancar. Tanam rimpang kencur dengan kedalaman 5 sentimeter dengan posisi mata tunas menghadap ke atas, lalu uruk kembali dengan tanah gembur secara perlahan.
Perawatan tanaman kencur meliputi penyiangan gulma secara manual setiap 3 minggu sekali pada bulan pertama hingga tajuk menutup permukaan tanah. Lakukan pembumbunan tanah setiap 2 bulan untuk menutup rimpang yang muncul ke permukaan agar kulit rimpang tetap bersih dan tidak berwarna hijau. Panen kencur dapat dilakukan saat tanaman berumur 8 hingga 10 bulan ditandai dengan menguning dan mengeringnya seluruh bagian daun.