Kencur, Panduan Lengkap Cara Menanam Kencur dari Awal Sampai Panen
Hariadhi / BY-SA

Panduan Lengkap Cara Menanam Kencur dari Awal Sampai Panen

Menanam kencur di rumah maupun lahan sangat mudah dilakukan dengan pemilihan rimpang bibit yang berkualitas dan pengolahan tanah gembur berdrainase baik.

Jawaban singkat

Kencur (Kaempferia galanga) merupakan tanaman rempah rimpang yang sangat populer di Indonesia untuk bumbu masakan dan jamu tradisional. Budidaya kencur paling ideal dimulai pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober hingga November, meskipun di lahan berteduh dapat ditanam sepanjang tahun. Tanaman ini membutuhkan tanah gembur kaya humus dengan tingkat keasaman (pH) tanah ideal antara 5,5 hingga 6,5 serta naungan ringan sekitar 20 hingga 30 persen.

Ringkas: Kencur

Cahaya
Parsial (Naungan 30-50%)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembapan tanah, hindari genangan)
Musim
Sepanjang tahun (optimal awal musim hujan)
Tingkat Kesulitan
Mudah

Kencur menyukai tanah gembur berhumus.

Tahap awal penanaman dimulai dari penyiapan rimpang bibit tua berumur minimal 10 bulan yang sudah memiliki 2 sampai 3 mata tunas. Lahan ditutupi bedengan setinggi 20 hingga 30 centimeter dengan lebar 1 meter untuk mencegah genangan air saat hujan. Campurkan pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar atau sekitar 1 sampai 2 kilogram per meter persegi ke dalam media tanam dua minggu sebelum tanam.

Jarak tanam kencur yang ideal adalah 15 x 15 centimeter atau 20 x 20 centimeter dengan kedalaman lubang tanam 5 hingga 7 centimeter. Penyiraman dilakukan 1 sampai 2 kali sehari pada fase awal pertumbuhan jika tidak ada hujan, lalu dikurangi menjadi 2 sampai 3 kali seminggu saat tanaman sudah kokoh. Penyiangan gulma rutin dilakukan setiap 3 sampai 4 minggu sekali secara hati-hati agar tidak merusak rimpang kencur yang tumbuh menjalar dangkal.

Pemupukan susulan menggunakan pupuk organik cair atau pupuk kompos dapat diberikan pada usia 1, 3, dan 5 bulan setelah tanam. Panen kencur umumnya dilakukan saat tanaman berumur 8 hingga 10 bulan yang ditandai dengan menguning dan mengeringnya daun. Dari luas lahan 1 meter persegi, Anda dapat memanen sekitar 1,5 hingga 2,5 kilogram rimpang kencur segar berkualitas baik.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Bibit: Pilih rimpang tua berumur 10 bulan, potong menjadi bagian kecil dengan 2-3 mata tunas, lalu angin-anginkan di tempat teduh hingga tunas tumbuh sekitar 1 cm.
  2. Pengolahan Tanah: Cangkul tanah sedalam 30 cm, buat bedengan tinggi 25 cm, dan campurkan pupuk kandang matang sebanyak 1-2 kg per meter persegi.
  3. Penanaman Rimpang: Tanam bibit kencur secara tegak dengan tunas menghadap ke atas pada kedalaman 5 cm dan jarak tanam 20x20 cm.
  4. Perawatan Rutin: Siram media tanam secukupnya agar tetap lembap, lakukan penyiangan gulma secara manual, dan berikan pemupukan susulan pada bulan ke-1, 3, dan 5.
  5. Pemanenan: Gali bedengan secara perlahan menggunakan garpu tanah saat daun tanaman mulai mengering alami pada umur 8-10 bulan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bisakah kencur ditanam di pot atau polybag?

Bisa, gunakan polybag berdiameter minimal 30 cm dengan media campuran tanah, kompos, dan arang sekam berbanding 1:1:1.

Berapa lama kencur bisa dipanen sejak awal tanam?

Kencur dapat dipanen mulai umur 8 hingga 10 bulan setelah tanam ketika daunnya mulai menguning dan mengering secara alami.

Mengapa daun kencur menguning padahal belum waktunya panen?

Daun menguning prematur biasanya disebabkan oleh genangan air berlebih yang memicu pembusukan akar atau kurangnya unsur hara nitrogen.

Apakah kencur membutuhkan sinar matahari penuh?

Kencur tumbuh paling optimal di bawah naungan ringan dengan intensitas cahaya matahari sekitar 70 hingga 80 persen.

Lebih lanjut tentang Kencur

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.