Panduan Pemupukan Kemangi yang Tepat per Fase

Kemangi butuh nutrisi berbeda di setiap fase tumbuhnya agar daun lebat dan wangi maksimal.

Jawaban singkat

Kemangi (Ocimum basilicum) adalah tanaman rempah populer di Indonesia, mudah ditanam di pekarangan atau pot. Agar daunnya lebat, hijau, dan harum, pemupukan harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan: semai, vegetatif (pertumbuhan daun), dan panen. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah matang menjadi pilihan utama untuk menjaga kualitas rasa.

Ringkas: Kemangi

Cahaya
Penuh (minimal 6 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (1-2 kali sehari tergantung cuaca)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat responsif terhadap pemangkasan dan pupuk organik.

Pada fase semai (0–3 minggu setelah tanam), bibit kemangi belum membutuhkan banyak nutrisi. Cukup campurkan 1–2 kg kompos per meter persegi lahan atau 1 genggam kompos per polybag saat media tanam disiapkan. Siram dengan air bersih setiap pagi atau sore, jangan sampai tergenang. Hindari pupuk kimia di fase ini karena akar masih lemah.

Memasuki fase vegetatif (3–6 minggu), kemangi membutuhkan nitrogen tinggi untuk merangsang pertumbuhan daun. Berikan pupuk organik cair (POC) dari fermentasi urine sapi atau air cucian beras setiap 7–10 hari. Encerkan dengan perbandingan 1:10 (POC:air) dan siramkan ke tanah sekitar akar, jangan kena daun. Atau taburkan 5–10 butir pupuk NPK 16-16-16 per tanaman setiap 2 minggu sekali, lalu siram.

Saat tanaman mulai dipanen (usia 6–8 minggu), kurangi nitrogen agar daun tidak terlalu lunak dan mudah layu. Ganti dengan pupuk yang lebih tinggi kalium, misalnya abu dapur atau pupuk kandang kambing yang sudah difermentasi, untuk memperkuat batang dan meningkatkan aroma. Setelah panen, beri pupuk kompos tipis di sekitar pangkal batang untuk merangsang tunas baru. Pemupukan tetap dilakukan setiap 2 minggu dengan dosis setengah dari fase vegetatif.

Langkah-langkah

  1. Siapkan media tanam: campur tanah, kompos, dan sekam bakar (2:1:1) untuk drainase baik.
  2. Tabur benih kemangi langsung di lahan atau semai di tray, tutup tipis tanah. Siram halus.
  3. Setelah bibit berumur 3 minggu, beri pupuk dasar kompos 1 genggam per tanaman.
  4. Pada minggu ke-4 hingga panen pertama, beri POC setiap 7 hari atau NPK 16-16-16 setiap 14 hari.
  5. Setelah panen, pangkas batang dan beri pupuk kompos lagi untuk merangsang tunas baru.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk kemangi?

Pagi hari sekitar pukul 07.00–09.00 agar nutrisi terserap sebelum panas. Hindari pemupukan saat hujan deras.

Apakah kemangi perlu pupuk NPK?

Bisa, tetapi gunakan dosis rendah (5–10 butir per tanaman) setiap 2 minggu. Lebih baik kombinasikan dengan pupuk organik.

Kenapa daun kemangi saya kecil-kecil?

Kekurangan nitrogen. Beri POC atau pupuk kandang yang kaya nitrogen. Pastikan juga cukup sinar matahari.

Bolehkah memupuk kemangi dengan air cucian beras?

Boleh, air cucian beras mengandung karbohidrat dan vitamin B. Fermentasi dulu 2–3 hari sebelum digunakan agar tidak berbau.

Apakah kemangi perlu dipupuk setelah dipanen?

Ya, beri pupuk kompos tipis di sekitar batang untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Lakukan pemupukan susulan setiap 2 minggu.

Apa tanda kelebihan pupuk pada kemangi?

Daun menguning, tepi daun terbakar, atau pertumbuhan terhambat. Segera siram dengan air bersih untuk melarutkan kelebihan pupuk.

Lebih lanjut tentang Kemangi

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.