Bawang Putih, Cara Merawat Bawang Putih Agar Subur dan Berumbi Besar
Engin Akyurt / Pexels

Cara Merawat Bawang Putih Agar Subur dan Berumbi Besar

Merawat bawang putih hingga panen melimpah membutuhkan penyiraman teratur, pemupukan berimbang, serta drainase tanah yang baik di dataran tinggi Indonesia.

Jawaban singkat

Bawang putih paling optimal ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian di atas 800 meter di atas permukaan laut dan suhu harian 15 hingga 25 derajat Celsius. Di Indonesia, waktu penanaman terbaik dimulainya perawatan ideal adalah pada akhir musim hujan sekitar bulan April hingga Mei, sehingga fase pembentukan dan pematangan umbi berlangsung optimal sepanjang musim kemarau.

Ringkas: Bawang Putih

Cahaya
Penuh (minimal 8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang (jaga kelembapan, hindari genangan)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian khusus pada drainase dan pemilihan bibit yang tepat.

Penyiraman dilakukan secara teratur sebanyak 1 hingga 2 kali sehari pada fase vegetatif awal selama 30 hari pertama setelah tanam. Ketika tanaman memasuki fase pembentukan umbi pada umur 60 hari, frekuensi penyiraman harus dikurangi menjadi 2 hingga 3 hari sekali untuk mencegah kondisi media tanam terlalu basah yang berisiko memicu pembusukan.

Pemupukan susulan diberikan sebanyak 3 kali sepanjang siklus tanam, yaitu pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam. Penggunaan pupuk organik terdekomposisi sempurna yang dikombinasikan dengan pupuk NPK kaya unsur fosfor dan kalium sangat diperlukan untuk memicu pembesaran siung dan memperkuat struktur jaringan umbi.

Penyiangan gulma wajib dilakukan secara berkala setiap 14 hari sekali secara manual menggunakan tangan agar tidak merusak perakaran dangkal bawang putih. Penyiraman harus dihentikan total sekitar 10 hingga 14 hari sebelum panen tiba, yaitu pada umur 90 hingga 120 hari saat daun tanaman telah menguning sekitar 60 hingga 70 persen.

Langkah-langkah

  1. Olah media tanam hingga gembur dengan menambahkan bahan organik dan buat saluran drainase yang lancar.
  2. Lakukan penyiraman rutin setiap pagi atau sore hari untuk menjaga kelembapan tanah tanpa membiarkan air menggenang.
  3. Berikan pupuk susulan secara berkala pada umur 15, 30, dan 45 hari setelah tanam sesuai kebutuhan fase pertumbuhan.
  4. Lakukan penyiangan gulma dan pembumbunan tanah di sekitar pangkal batang setiap 2 minggu sekali.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bawang putih bisa ditanam di dataran rendah?

Bawang putih dapat tumbuh di dataran rendah, namun proses pembentukan umbinya kurang optimal sehingga umbi yang dihasilkan cenderung kecil.

Berapa lama umur bawang putih dari tanam hingga panen?

Bawang putih umumnya siap dipanen pada umur 90 hingga 120 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan.

Mengapa daun bawang putih menguning dan layu?

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kelebihan air pada media tanam yang memicu pembusukan akar atau kekurangan hara nitrogen.

Kapan waktu terbaik memberikan pupuk tinggi kalium?

Pupuk tinggi kalium paling efektif diberikan saat tanaman memasuki fase pembentukan umbi, yaitu pada umur 45 hingga 60 hari setelah tanam.

Lebih lanjut tentang Bawang Putih

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.