Cara Menanam Lada dari Awal sampai Panen

Panduan praktis budidaya lada di Indonesia dari penyiapan tajar, bibit unggur, hingga pemanenan buah merica.

Jawaban singkat

Budidaya lada (Piper nigrum) dimulai dengan pemilihan bibit unggur dari ruas cabang buah (plagiotrop) yang sehat dan berumur 5 sampai 7 bulan. Lahan tanam di Indonesia memerlukan pengolahan tanah berupa pembentukan bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi 30 sentimeter agar drainase lancar saat musim hujan. Berikan pupuk kandang matang sebanyak 5 kilogram per lubang tanam dua minggu sebelum penanaman bibit untuk memastikan ketersediaan hara awal. Jarak tanam ideal antar tanaman adalah 2 meter kali 2 meter agar sirkulasi udara antar kanopi terjaga dengan baik.

Ringkas: Lada

Cahaya
Cahaya matahari penuh hingga naungan ringan
Penyiraman
Siram teratur, jaga kelembapan tanah tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase dan pencegahan penyakit akar.

Pemasangan tajar atau tiang panjat harus dilakukan sebelum bibit ditanam, di mana tajar bisa berupa pohon hidup seperti dadap atau tajar mati dari kayu ulin setinggi 3 meter. Tanam dua bibit lada dalam satu lubang tanam di sisi timur dan barat tajar dengan kemiringan 45 derajat agar sistem perakaran cepat menyebar. Lakukan penyiraman secara rutin dua kali sehari pada musim kemarau dan kurangi intensitasnya saat musim hujan untuk mencegah genangan air. Penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman wajib dilakukan setiap bulan untuk menghindari kompetisi unsur hara.

Pemupukan susulan menggunakan pupuk organik dan anorganik diberikan tiga kali dalam setahun, yakni pada awal musim hujan, di tengah musim hujan, dan di akhir musim hujan. Dosis pemupukan disesuaikan dengan umur tanaman, di mana tanaman muda memerlukan 100 gram per pohon sementara tanaman dewasa membutuhkan hingga 500 gram per pohon. Pemangkasan bentuk dan pemangkasan cabangan dilakukan secara berkala untuk merangsang pertumbuhan cabang buah dan menjaga intensitas cahaya matahari yang masuk ke tajuk tanaman. Sanitasi kebun dengan membuang bagian tanaman yang terserang penyakit harus rutin dikerjakan.

Tanaman lada umumnya mulai berbuah pada umur 2 hingga 3 tahun setelah tanam di lapangan dengan produktivitas optimal tercapai pada umur 4 sampai 8 tahun. Pemanenan dilakukan secara manual dengan memetik tandan buah yang sudah mulai menguning satu atau dua butir, biasanya terjadi pada bulan Juli hingga Oktober di wilayah Indonesia. Setelah panen, buah lada segera dilepaskan dari tangkainya dan melalui proses perendaman serta penjemuran selama 3 hingga 5 hari hingga kadar airnya mencapai 12 persen. Simpan lada kering di dalam karung goni pada ruangan yang kering dan berventilasi baik untuk menjaga kualitas aromanya.

Langkah-langkah

  1. Menyiapkan lahan dan memasang tajar panjat setinggi 3 meter.
  2. Membuat lubang tanam dan mencampurnya dengan pupuk kandang matang.
  3. Menanam bibit lada dari ruas cabang buah di dekat tajar.
  4. Melakukan pemupukan berkala, pemangkasan, dan panen buah saat mulai menguning.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik menanam lada?

Waktu terbaik adalah awal musim hujan agar bibit mendapat pasokan air yang cukup untuk pertumbuhan akarnya.

Berapa lama lada mulai berbuah?

Lada umumnya mulai berbuah pada umur 2 sampai 3 tahun setelah ditanam di lapangan.

Apa fungsi tajar dalam budidaya lada?

Tajar berfungsi sebagai penopang bagi tanaman lada yang memiliki sifat tumbuh merambat.

Bagaimana cara membedakan lada hitam dan lada putih?

Lada hitam dibuat dari buah yang dijemur langsung dengan kulitnya, sedangkan lada putih dari buah matang yang direndam dan dikupas kulitnya.

Lebih lanjut tentang Lada

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.