Lada, Panduan Lengkap Pemupukan Lada yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan
Frank Cone / Pexels

Panduan Lengkap Pemupukan Lada yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Pemupukan lada yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi pada fase vegetatif dan generatif untuk memaksimalkan hasil panen tandan lada.

Jawaban singkat

Pada fase vegetatif awal atau Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) umur 1-12 bulan, tanaman lada membutuhkan dorongan hara Nitrogen tinggi untuk merangsang pertumbuhan sulur dan daun. Aplikasi pupuk organik padat sebanyak 5-10 kg per lubang tanam wajib diberikan saat pengolahan tanah awal pada awal musim hujan di bulan Oktober atau November. Setelah tanaman berumur 3 bulan, pupuk NPK seimbang dilarutkan dan dikocorkan setiap 1 bulan sekali dengan dosis 10-15 gram per tanaman.

Ringkas: Lada

Cahaya
Cahaya matahari penuh hingga naungan ringan
Penyiraman
Siram teratur, jaga kelembapan tanah tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase dan pencegahan penyakit akar.

Memasuki umur 1-2 tahun (TBM lanjutan), dosis pemupukan ditingkatkan seiring membesarnya tajuk dan makin banyaknya sulur pemanjat. Pemberian pupuk NPK granular dilakukan sebanyak 3-4 kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan (November), pertengahan musim hujan (Januari), dan akhir musim hujan (April). Sebarkan pupuk sekeliling piringan tanaman sejauh 30-50 cm dari pangkal batang dengan dosis 50-100 gram per tanaman untuk setiap aplikasi.

Saat tanaman berumur di atas 3 tahun dan memasuki fase Tanaman Menghasilkan (TM), fokus pemupukan bergeser ke unsur Phosphor dan Kalium untuk memperkuat pembentukan bunga serta pengisian biji lada. Dosis NPK tinggi Kalium ditingkatkan menjadi 200-300 gram per tanaman per tahun yang dibagi dalam 3 kali aplikasi. Pemupukan pertama dilakukan saat pembentukan tunas bunga di awal musim hujan, pemupukan kedua saat pengisian buah pada bulan Januari atau Februari, dan ketiga pascapanen untuk pemulihan tanaman pada bulan Mei atau Juni.

Selain pupuk makro, lada sangat peka terhadap keasaman tanah dengan pH ideal 5,5-6,5 serta membutuhkan unsur mikro Kalsium dan Magnesium. Aplikasi kapur pertanian atau dolomit sebanyak 200-500 gram per pohon wajib dilakukan setahun sekali pada pertengahan musim kemarau di bulan Agustus untuk menetralkan keasaman tanah. Penggunaan kompos matang yang diperkaya agens hayati secara rutin 2 kali setahun sangat disarankan untuk menjaga kesehatan perakaran dari serangan jamur patogen tanah.

Langkah-langkah

  1. Bersihkan piringan di sekitar pangkal batang lada dari gulma sejauh radius tajuk tanaman (sekitar 30-50 cm).
  2. Buat parit melingkar dangkal dengan kedalaman 5-10 cm tepat di bawah lingkar luar tajuk lada.
  3. Taburkan pupuk organik atau NPK secara merata ke dalam parit melingkar sesuai dengan dosis fase pertumbuhan tanaman.
  4. Tutup kembali parit dengan tanah secara tipis dan siram secukupnya jika tidak ada hujan agar pupuk cepat terlarut.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik untuk memupuk tanaman lada?

Waktu terbaik adalah pada awal dan akhir musim hujan saat kelembapan tanah cukup untuk melarutkan pupuk dengan sempurna.

Berapa kali tanaman lada harus dipupuk dalam setahun?

Pemupukan anorganik dilakukan 3 hingga 4 kali setahun, sedangkan pupuk organik atau kompos diberikan 2 kali setahun.

Mengapa buah lada banyak yang rontok sebelum matang?

Rontok buah biasanya disebabkan oleh kekurangan hara Kalium dan Kalsium, atau fluktuasi kelembapan tanah yang ekstrem.

Bolehkah menggunakan pupuk kandang segar untuk lada?

Tidak boleh. Pupuk kandang harus dikomposkan hingga matang agar tidak membawa penyakit jamur dan tidak memanaskan akar lada.

Apa kegunaan kapur dolomit bagi kebun lada?

Dolomit menetralkan tanah masam, menyediakan nutrisi Kalsium dan Magnesium, serta membantu menekan risiko penyakit tular tanah.

Lebih lanjut tentang Lada

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.