Panduan Pemupukan Lada yang Tepat per Fase

Pupuk lada sesuai fase tumbuh untuk hasil maksimal, mulai dari bibit hingga panen.

Jawaban singkat

Lada (Piper nigrum) adalah tanaman merambat yang membutuhkan nutrisi seimbang sepanjang tahun. Pemupukan yang tepat per fase pertumbuhan sangat penting untuk menghasilkan buah berkualitas tinggi. Di Indonesia, musim hujan (Oktober-Maret) dan kemarau (April-September) memengaruhi ketersediaan air dan serapan hara, sehingga jadwal pemupukan perlu disesuaikan.

Ringkas: Lada

Cahaya
Cahaya matahari penuh hingga naungan ringan
Penyiraman
Siram teratur, jaga kelembapan tanah tanpa genangan
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan perhatian ekstra pada sistem drainase dan pencegahan penyakit akar.

Pada fase bibit (0-6 bulan), berikan pupuk kandang 5-10 kg per lubang tanam saat tanam. Setelah 1 bulan, beri pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 50 gram per tanaman setiap 2 bulan. Pastikan pupuk diletakkan 10-15 cm dari batang dan ditutup tanah. Pada musim hujan, kurangi dosis 20% untuk mencegah pencucian hara.

Memasuki fase vegetatif (6-18 bulan), tingkatkan dosis NPK 15-15-15 menjadi 100 gram per tanaman per 2 bulan. Tambahkan pupuk KCl 50 gram dan dolomit 100 gram setiap 6 bulan. Pemupukan dilakukan saat tanah lembab, yaitu setelah hujan atau penyiraman. Pada musim kemarau, tambahkan mulsa organik untuk menjaga kelembaban tanah.

Fase generatif (18 bulan ke atas) adalah kunci produksi. Berikan NPK 12-12-17-2 (MgO) sebanyak 200 gram per tanaman setiap 3 bulan, ditambah 100 gram ZA dan 50 gram Kieserit per tanaman setahun sekali. Pemupukan dilakukan setelah panen dan saat awal musim hujan. Hindari pemupukan saat buah sedang masak untuk mencegah buah rontok.

Langkah-langkah

  1. Tentukan fase tanaman: bibit (0-6 bulan), vegetatif (6-18 bulan), atau generatif (>18 bulan).
  2. Siapkan pupuk sesuai fase: untuk bibit gunakan NPK 15-15-15 50 gram/tanaman/2 bulan, fase vegetatif NPK 15-15-15 100 gram/tanaman/2 bulan, fase generatif NPK 12-12-17-2 200 gram/tanaman/3 bulan.
  3. Aplikasikan pupuk dengan cara ditabur melingkar 15-20 cm dari batang, lalu tutup tipis dengan tanah. Lakukan setelah hujan atau penyiraman.
  4. Sesuaikan jadwal dengan musim: kurangi dosis 20% saat musim hujan, tambah mulsa saat kemarau, dan hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk lada?

Pemupukan dilakukan setiap 2-3 bulan tergantung fase. Waktu terbaik adalah pagi atau sore hari saat tanah lembab, setelah hujan atau penyiraman.

Berapa dosis pupuk untuk lada dewasa?

Untuk lada dewasa (fase generatif), berikan NPK 12-12-17-2 sebanyak 200 gram per tanaman setiap 3 bulan, ditambah ZA 100 gram dan Kieserit 50 gram setahun sekali.

Apakah pupuk organik cukup untuk lada?

Pupuk organik sangat baik sebagai dasar, namun lada membutuhkan hara makro dalam jumlah besar sehingga perlu dikombinasikan dengan pupuk kimia untuk hasil optimal.

Bagaimana cara mengatasi daun lada menguning?

Daun kuning bisa karena kekurangan nitrogen. Tambahkan pupuk ZA atau urea sesuai dosis. Pastikan drainase baik karena genangan juga bisa menyebabkan daun kuning.

Apakah pemupukan perlu dihentikan saat musim hujan?

Tidak, tetapi kurangi dosis sekitar 20% karena risiko pencucian hara. Aplikasikan pupuk setelah hujan reda agar tidak terbawa air.

Bolehkah memupuk lada saat berbunga?

Pemupukan ringan dengan pupuk tinggi P dan K boleh dilakukan saat awal berbunga, namun hindari pemupukan berat saat buah sedang masak untuk mencegah rontok.

Lebih lanjut tentang Lada

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.