Stroberi, Panduan Lengkap Pemupukan Stroberi per Fase Pertumbuhan
Lukas Blazek / Pexels

Panduan Lengkap Pemupukan Stroberi per Fase Pertumbuhan

Pemupukan stroberi yang tepat disesuaikan dengan fase vegetatif, generatif, dan pembuahan agar tanaman berbuah lebat serta manis sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pengelolaan nutrisi tanaman stroberi memerlukan perhatian khusus karena sistem perakarannya yang serabut dan dangkal, yaitu hanya sekitar 15-20 cm di dalam tanah. Pada awal masa tanam atau fase vegetatif (0-30 hari setelah tanam), tanaman membutuhkan ketersediaan hara Nitrogen dan Fosfor yang cukup untuk mendorong pembentukan akar baru serta perimbunan daun. Aplikasi pupuk dasar berupa kompos matang atau pupuk kandang terdekomposisi sempurna sebanyak 200-300 gram per lubang tanam sangat krusial sebagai fondasi media tumbuh.

Ringkas: Stroberi

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Jaga media tetap lembap, siram 1-2 kali sehari
Musim
Sepanjang tahun dengan perhatian khusus saat musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat menyukai udara sejuk dan sirkulasi udara yang lancar.

Memasuki fase generatif (30-60 hari setelah tanam), tanaman mulai memproduksi bakal bunga sehingga kebutuhan hara bergeser pada peningkatan unsur Fosfor dan Kalium. Pemupukan susulan dengan cara dikocor dapat diberikan setiap 7 sampai 10 hari sekali menggunakan konsentrasi encer sebanyak 100-150 ml per pot atau polybag. Hindari pemberian pupuk tinggi Nitrogen secara berlebihan pada fase ini karena akan memicu pertumbuhan daun berlebih (vegetatif sekunder) dan menyebabkan bunga mudah gugur.

Pada fase pembuahan dan pembentukan kualitas buah (lebih dari 60 hari setelah tanam), dominasi unsur Kalium, Kalsium, dan Boron sangat diperlukan untuk meningkatkan bobot, ketahanan simpan, serta rasa manis buah stroberi. Jadwal pemupukan kocor dilakukan secara rutin setiap 7 hari sekali pada musim kemarau, dan disesuaikan menjadi 10-14 hari sekali saat musim hujan tinggi guna mencegah penumpukan garam pada media tanam yang terlalu lembap.

Selain pupuk makro, aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) atau penambahan asam humat setiap 2-3 minggu sekali sangat disarankan untuk menjaga populasi mikroba baik di dalam media tanam. Pemupukan berkelanjutan dengan dosis terukur sepanjang tahun menjamin tanaman stroberi tetap produktif menghasilkan buah berkualitas tinggi tanpa mengalami kelelahan nutrisi.

Langkah-langkah

  1. Persiapan Pupuk Dasar: Campurkan kompos halus yang sudah matang sebanyak 200-300 gram per kg media tanam beserta sedikit kapur pertanian (dolomit) saat pengolahan media.
  2. Pemupukan Fase Vegetatif (0-30 HST): Kocor pupuk seimbang tinggi Nitrogen dan Fosfor seminggu sekali dengan larutan encer untuk memicu akar dan daun berkembang cepat.
  3. Pemupukan Fase Generatif (30-60 HST): Alihkan pemupukan ke formula tinggi Fosfor dan Kalium setiap 7-10 hari sekali untuk merangsang kemunculan kuncup bunga yang serempak.
  4. Pemupukan Fase Pembentukan Buah (>60 HST): Berikan nutrisi tinggi Kalium, Kalsium, dan mikro Boron setiap 7 hari sekali untuk memaksimalkan ukuran serta keharmonisan rasa manis buah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali stroberi harus dipupuk dalam seminggu?

Pemupukan kocor umumnya dilakukan 1 kali seminggu dengan dosis encer agar nutrisi terjamin tanpa membakar akar.

Mengapa buah stroberi saya rasanya masam?

Rasa masam biasanya disebabkan oleh kurangnya unsur Kalium, intensitas sinar matahari yang kurang, atau buah dipetik sebelum matang sempurna.

Bolehkah memakai pupuk kandang yang masih baru/segar?

Sangat tidak dianjurkan karena pupuk kandang segar masih mengalami proses fermentasi panas yang dapat membakar akar stroberi dan membawa patogen.

Bagaimana pemupukan stroberi saat intensitas hujan sangat tinggi?

Kurangi pemupukan kocor ke tanah untuk menghindari media terlalu basah, dan utamakan aplikasi pupuk lewat penyemprotan daun pada pagi hari.

Lebih lanjut tentang Stroberi

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.