Stroberi, Cara Merawat Stroberi Agar Subur dan Rajin Berbuah
Lukas Blazek / Pexels

Cara Merawat Stroberi Agar Subur dan Rajin Berbuah

Merawat stroberi membutuhkan kunci pada pengaturan media tanam yang poros, penyiraman konsisten, dan pemangkasan sulur agar tanaman rajin berbuah.

Jawaban singkat

Menanam stroberi di iklim tropis Indonesia memerlukan penyesuaian lingkungan yang tepat. Meskipun idealnya tumbuh di dataran tinggi dengan ketinggian di atas 1000 meter di atas permukaan laut, stroberi tetap bisa tumbuh di dataran rendah dengan bantuan jaring paranet 50 persen untuk mengurangi terik matahari sore. Gunakan campuran media tanam berupa tanah subur, arang sekam, dan kompos matang dengan perbandingan 1:1:1 agar drainase berjalan lancar dan akar tidak mudah membusuk.

Ringkas: Stroberi

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Jaga media tetap lembap, siram 1-2 kali sehari
Musim
Sepanjang tahun dengan perhatian khusus saat musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat menyukai udara sejuk dan sirkulasi udara yang lancar.

Kebutuhan air tanaman stroberi sangat krusial namun rentan terhadap kelebihan kelembapan. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman 1 hingga 2 kali sehari pada pagi dan sore hari sebanyak 250 hingga 500 mililiter per pot, tergantung ukuran wadah. Saat musim hujan, penyiraman dapat dikurangi atau ditunda, serta pastikan pot memiliki lubang pembuangan air yang cukup agar media tidak tergenang yang memicu serangan jamur.

Pemupukan berkala wajib dilakukan untuk menunjang pembentukan buah yang manis dan lebat. Berikan pupuk organik cair atau pupuk makro seimbang setiap 7 hingga 10 hari sekali pada fase vegetatif. Ketika tanaman mulai belajar berbunga pada umur 2 hingga 3 bulan setelah tanam, tingkatkan pemupukan dengan unsur hara Kalium dan Fosfat tinggi untuk memperkuat tangkai bunga dan meningkatkan kadar gula pada buah stroberi.

Perawatan rutin yang tidak boleh terlewatkan adalah pemangkasan daun tua dan pangkas sulur vegetatif atau stolon. Sulur yang tumbuh dari induk tanaman sebaiknya dipotong jika Anda fokus pada produksi buah, karena sulur menyerap nutrisi cukup besar. Buang juga 2 hingga 3 daun paling bawah yang sudah menguning atau terserang bercak daun setiap minggu untuk menjaga sirkulasi udara di sekitar mahkota tanaman.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit stroberi yang sehat dan bebas dari hama tungau atau bercak daun.
  2. Siapkan pot berdiameter minimal 20 cm yang diisi media tanam poros (tanah, arang sekam, kompos 1:1:1).
  3. Tanam bibit dengan memastikan bagian mahkota (crown) berada tepat di atas permukaan tanah, jangan tertimbun.
  4. Letakkan tanaman di area yang mendapat sinar matahari pagi selama 6 hingga 8 jam sehari.
  5. Lakukan penyiraman rutin tanpa membasahi bagian mahkota dan bunga secara berlebihan.
  6. Berikan pupuk susulan setiap seminggu sekali dan pangkas sulur yang tidak digunakan untuk pembibitan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah stroberi bisa berbuah di dataran rendah yang panas?

Bisa, namun membutuhkan peneduh seperti paranet 50 persen, penyiraman yang teratur, dan pemilihan varietas yang lebih toleran panas seperti varietas California atau Sweet Charlie.

Mengapa stroberi saya rajin berbunga tetapi buahnya kerdil dan asam?

Hal ini biasanya disebabkan oleh kurangnya paparan sinar matahari, kekurangan unsur Kalium saat fase pembuahan, atau penyiraman yang tidak konsisten.

Kapan waktu terbaik memotong sulur atau stolon stroberi?

Potong sulur sesegera mungkin saat baru muncul jika tujuan utama Anda adalah memanen buah, agar nutrisi terfokus ke pembentukan bunga dan buah.

Berapa kali stroberi harus dipupuk dalam seminggu?

Pemupukan efisien dilakukan seminggu sekali dengan dosis encer, diselingi penyiraman air biasa untuk mencegah penumpukan garam pada media tanam.

Lebih lanjut tentang Stroberi

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.