Langkah pertama dalam mengatasi daun keriting adalah melakukan diagnosis yang cermat pada bagian bawah daun dan pucuk tanaman. Di iklim tropis Indonesia, cuaca yang panas dan kering memicu ledakan populasi hama mikro seperti tungau dan kutu kebul yang mengisap cairan sel daun muda.
Selain hama, faktor lingkungan dan ketersediaan nutrisi tanah memegang peranan penting. Kekurangan kalsium dan boron pada media tanam pot atau bedengan juga menyebabkan deformasi daun baru menjadi keriput, kaku, dan gagal berkembang secara normal.
Pencegahan dan penanganan terpadu harus dilakukan secara konsisten, mulai dari pemilihan bibit bersertifikat bebas virus, pengaturan kelembapan tanah, hingga pemangkasan daun yang terserang parah agar tidak menular ke tunas baru yang sehat.