Stroberi, Daun Stroberi Keriting: Penyebab & Solusi Terlengkap
Lukas Blazek / Pexels

Daun Stroberi Keriting: Penyebab & Solusi Terlengkap

Daun stroberi yang keriting umumnya disebabkan oleh serangan hama hisap seperti tungau dan thrips, kekurangan air di musim kemarau, serta defisiensi kalsium.

Jawaban singkat

Gejala daun stroberi keriting sering menghebat pada musim kemarau ketika suhu udara meningkat di atas 28 derajat Celsius dan kelembapan udara menurun drastis. Kondisi iklim tropis Indonesia saat kemarau membuat laju transpirasi tanaman stroberi meningkat pesat, sehingga daun kehilangan cairan lebih cepat dari kemampuan akar menyerap air dari media tanam.

Ringkas: Stroberi

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari
Penyiraman
Jaga media tetap lembap, siram 1-2 kali sehari
Musim
Sepanjang tahun dengan perhatian khusus saat musim hujan
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat menyukai udara sejuk dan sirkulasi udara yang lancar.

Penyebab utama yang paling sering ditemui adalah serangan hama pemakan cairan sel tanaman, khususnya thrips, tungau merah, dan kutu daun. Di musim kemarau, populasi hama ini meledak karena udara kering memicu perkembangbiakan mereka; lakukan pengamatan rutin pada bagian bawah daun stroberi minimal 3 kali seminggu untuk mendeteksi koloni hama sejak dini.

Selain hama, ketidakseimbangan nutrisi seperti defisiensi kalsium juga memicu ujung daun muda mengkerut dan terbakar. Pastikan tanaman mendapat pasokan air teratur sebanyak 200 hingga 300 mililiter per polibag setiap hari yang dibagi dalam dua kali penyiraman, yaitu pada pukul 07.00 pagi dan 16.00 sore agar penyerapan nutrisi tidak terganggu.

Langkah pencegahan yang sangat efektif pada periode kemarau bulan Juli hingga September adalah mengombinasikan penggunaan mulsa jerami setebal 3 hingga 5 sentimeter dengan pemasangan naungan paranet 30 hingga 50 persen. Mulsa berfungsi menjaga kelembapan media tanam tetap stabil, sementara paranet mengurangi paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik.

Penyebab & Cara Mengatasi

Serangan Hama Tungau dan Thrips

Ciri: Daun keriting melengkung ke atas atau kaku, tampak bercak keperakan atau cokelat di permukaan bawah daun, serta terdapat jaring halus.

Solusi: Semprotkan larutan sabun kalium atau minyak mimba pada sore hari, serta tingkatkan kelembapan mikro di sekitar tanaman.

Stres Kekurangan Air

Ciri: Daun layu dan menggulung ke dalam, media tanam terasa sangat kering dan keras, pertumbuhan tanaman terhenti.

Solusi: Lakukan penyiraman secara konsisten 2 kali sehari dan tambahkan mulsa organik di atas permukaan media tanam.

Defisiensi Kalsium

Ciri: Daun muda memutar, tepi daun mengkerut dan mengering berwarna cokelat kehitaman, perkembangan buah menjadi kerdil.

Solusi: Berikan pupuk kalsium cair lewat daun sesuai petunjuk kemasan, dan jaga kelembapan tanah agar unsur kalsium dapat terangkut dengan baik.

Langkah-langkah

  1. Isolasi tanaman stroberi yang menunjukkan gejala keriting parah agar tidak menulari tanaman sehat di sekitarnya.
  2. Periksa permukaan bawah daun menggunakan kaca pembesar untuk mengidentifikasi keberadaan tungau, thrips, atau kutu daun.
  3. Lakukan pemangkasan pada daun tua atau daun yang terinfeksi berat menggunakan gunting steril untuk merangsang pertunasan baru.
  4. Atur ulang jadwal penyiraman menjadi dua kali sehari dan pasang mulsa jerami untuk mempertahankan kelembapan media tanam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun stroberi yang sudah keriting bisa kembali lurus?

Daun muda yang baru tumbuh akan kembali normal setelah penyebabnya teratasi, namun daun tua yang sudah terlanjur keriting parah biasanya tidak dapat pulih sempurna dan sebaiknya dipangkas.

Mengapa stroberi di dataran rendah lebih mudah mengalami daun keriting?

Suhu udara dataran rendah yang lebih tinggi dan kelembapan yang rendah mempercepat laju penguapan serta mempercepat siklus hidup hama seperti tungau dan thrips.

Berapa idealnya pH tanah untuk tanaman stroberi agar tidak defisiensi nutrisi?

pH tanah ideal untuk stroberi berkisar antara 5,8 hingga 6,5 agar penyerapan kalsium dan unsur hara mikro lainnya berjalan optimal.

Apakah air cucian beras bagus untuk mengatasi daun stroberi keriting?

Air cucian beras memberikan tambahan nutrisi ringan, namun tidak bisa membasmi hama atau mengatasi defisiensi kalsium secara cepat. Tetap perlukan pengendalian hama dan pemupukan berimbang.

Kapan waktu terbaik menyemprotkan pestisida hayati pada stroberi?

Waktu terbaik adalah pada sore hari setelah pukul 15.30 saat suhu udara mulai menurun dan sinar matahari tidak terlalu terik agar bahan aktif tidak menguap berlebihan.

Lebih lanjut tentang Stroberi

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.