Percikan air hujan secara langsung menjadi media utama penyebaran spora jamur dari tanah ke daun dan buah stroberi. Oleh karena itu, pemangkasan rutin terhadap daun-daun tua atau daun yang bersinggungan langsung dengan tanah harus dilakukan 1 kali seminggu. Langkah sanitasi rutin ini terbukti efektif menurunkan tingkat kelembapan mikro di sekitar pangkal batang tempat memicu munculnya jamur.
Kebersihan kebun merupakan kunci utama dalam memutus rantai penularan penyakit stroberi saat intensitas hujan sedang tinggi. Setiap buah atau daun yang menunjukkan gejala pembusukan harus segera dipetik dan dimusnahkan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Penggunaan mulsa plastik perak hitam atau penutup jerami kering sangat disarankan untuk menghalangi kontak langsung antara buah stroberi yang mulai matang dengan tanah yang basah.
Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, pengaplikasian agen hayati berupa jamur antagonis seperti Trichoderma spp. dapat dilakukan setiap 7 hingga 10 hari sekali pada area perakaran. Pemberian mikroorganisme pengurai dan pelindung ini membantu menekan populasi patogen jahat di dalam tanah secara alami tanpa merusak ekosistem media tanam stroberi Anda.





