Penyakit pada stroberi umumnya terbagi menjadi infeksi yang menyerang daun dan buah, serta infeksi sistemik yang merusak akar dan mahkota tanaman. Setiap jenis penyakit menunjukkan gejala spesifik yang membedakannya dari gangguan fisiologis akibat kekurangan unsur hara. Dengan mengenali ciri khas masing-masing penyakit, petani dapat mengambil tindakan pengendalian secara tepat sasaran tanpa harus menebak-nebak.
Langkah pencegahan utama di musim hujan meliputi pembuatan bedengan dengan tinggi minimal 30 sentimeter untuk memastikan drainase lancar, serta penggunaan mulsa plastik hitam perak untuk menghindari kontak langsung antara buah dan tanah basah. Pemangkasan daun tua secara rutin sebanyak dua kali sebulan juga sangat dianjurkan agar sirkulasi udara di kanopi tanaman tetap lancar dan kelembapan mikro di sekitar tanaman dapat ditekan.
Jika gejala penyakit mulai muncul, segera lakukan isolasi atau pembuangan bagian tanaman yang terinfeksi berat agar tidak menular ke tanaman lain di sekitarnya. Penggunaan bahan pengendali kimiawi harus selalu merujuk pada petunjuk resmi di label kemasan dan diutamakan sebagai langkah terakhir setelah praktik sanitasi dan kultur teknis diterapkan secara maksimal.