Penyakit yang paling sering menyerang tanaman anggur saat curah hujan tinggi adalah embun tepung, embun bulu, dan antraknosa. Tanaman anggur membutuhkan pemangkasan pemeliharaan setidaknya 1 kali seminggu untuk menjaga sirkulasi udara di area tajuk agar permukaan daun cepat kering setelah terpapar air hujan.
Penanganan awal dapat dilakukan dengan membuang daun atau buah yang terinfeksi dan memusnahkannya jauh dari area kebun. Penyiraman rutin sebaiknya dikurangi menjadi 1 kali sehari atau 2 hari sekali tergantung kelembapan tanah, serta hindari menyiram langsung ke area daun pada sore hari.
Pemberian pupuk tinggi kalium dan kalsium sebanyak 10 hingga 15 gram per pohon setiap 2 minggu sekali sangat dianjurkan untuk memperkuat dinding sel tanaman. Langkah proteksi fisik seperti penggunaan naungan plastik UV seluas area perakaran juga sangat efektif menekan risiko serangan penyakit akibat guyuran hujan secara langsung.