Gejala awal serangan penyakit biasanya muncul pada bagian daun muda dan dompolan buah, yang perlu dipantau setidaknya dua kali seminggu pada musim hujan dan seminggu sekali pada musim kemarau. Bercak cokelat kehitaman yang meluas cepat atau adanya lapisan jelaga hitam merupakan tanda klinis utama bahwa pohon buni Anda terinfeksi mikroorganisme patogen. Penanganan seawal mungkin sangat menentukan keberhasilan pemulihan kesehatan pohon sebelum infeksi menyebar ke seluruh bagian tajuk.
Pengendalian lingkungan menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran penyakit buni secara berkelanjutan. Lakukan pemangkasan cabang secara berkala agar sinar matahari dapat menembus 70% hingga 80% bagian dalam tajuk pohon, sehingga kelembapan berkurang. Selain itu, perbaiki drainase di sekitar area perakaran dan berikan pupuk organik terkompos matang sebanyak 10 hingga 15 kg per pohon dewasa setiap enam bulan sekali untuk meningkatkan imunitas alami tanaman.
Untuk penanganan biologis dan kimiawi, pengaplikasian mikroorganisme hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 100 gram per pohon pada area piringan perakaran setiap tiga bulan sangat dianjurkan. Apabila infeksi jamur sudah parah dan meluas, penggunaan fungisida berbahan aktif tembaga atau belerang dapat dipertimbangkan. Selalu konsultasikan pemilihan bahan aktif kimia dengan petugas penyuluh pertanian setempat dan baca petunjuk penggunaan pada label kemasan secara teliti.