Penyiraman tanaman anggur di lahan terbuka saat musim kemarau memerlukan volume sekitar 10 hingga 15 liter per pohon yang diberikan setiap 2 hari sekali. Pada tanaman anggur dalam pot, penyiraman dapat dilakukan 1 hari sekali pada pagi hari sebelum jam 08.00 WIB. Kekurangan air akan menyebabkan daun bagian bawah mengering, sedangkan kelebihan air akibat drainase pot yang tersumbat justru merusak perakaran dan memicu warna kuning merata pada helai daun.
Keseimbangan hara tanah sangat menentukan tingkat kecerahan warna hijau daun anggur. Derajat keasaman atau pH tanah yang ideal untuk tanaman anggur berkisar antara 6,0 hingga 7,0. Pemberian pupuk kandang matang sebanyak 5 hingga 10 kilogram per lubang tanam setiap 3 bulan sekali membantu menjaga ketersediaan unsur hara makro dan mikro, sekaligus memelihara populasi mikroorganisme tanah yang menguntungkan.
Serangan hama berkembang sangat cepat pada kondisi udara kering dan suhu tinggi khas musim kemarau. Lakukan pemeriksaan rutin pada permukaan bawah daun setiap 3 hari sekali untuk mendeteksi keberadaan hama penghisap cairan daun. Sanitasi kebun dengan membuang gulma di sekitar piringan tanaman sejauh radius 1 meter harus dijalankan secara konsisten guna memutus siklus hidup hama pengganggu.