Penyiraman yang berlebihan dapat menurunkan kadar oksigen di dalam media tanam pada kedalaman 30 sampai 40 cm. Selama musim kemarau, siram tanaman kiwi cukup 2 hingga 3 kali seminggu, sedangkan pada musim hujan frekuensi penyiraman harus dikurangi menjadi 1 kali seminggu atau dihentikan jika media tanam masih lembap.
Kekurangan unsur hara mikro seperti besi dan magnesium ditandai dengan perubahan warna daun menjadi kuning di antara tulang daun yang masih hijau. Pemberian kompos matang sebanyak 5 hingga 10 kg per lubang tanam setiap 6 bulan sekali sangat efektif menjaga pH tanah berada pada kisaran ideal 6,0 hingga 6,5.
Pemangkasan rutin pada cabang yang terlalu rimbun disarankan dilakukan 2 kali dalam setahun untuk memastikan sirkulasi udara lancar dan penerimaan sinar matahari minimal 6 jam sehari. Sanitasi lahan ini dapat menekan risiko serangan jamur akar yang menjadi salah satu pemicu utama daun menguning.