Pada puncak musim hujan antara bulan November hingga Februari, tingginya curah hujan sering kali membuat piringan tanah tergenang air. Kondisi drainase yang buruk ini menyebabkan akar cempedak kekurangan oksigen dan memicu pembusukan akar, yang ditandai dengan daun menguning secara mendadak. Sebaliknya, saat musim kemarau panjang dari bulan Juli hingga Oktober, stres kekurangan air memicu daun tua menguning dan gugur secara prematur.
Untuk menjaga kecukupan hara, berikan pupuk organik terkompos sebanyak 15 hingga 20 kg per pohon dewasa, dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada awal dan akhir musim hujan. Lakukan juga penambahan pupuk makro seimbang sesuai umur tanaman. Pastikan area di bawah kanopi pohon mendapat sinar matahari langsung dengan melakukan pemangkasan sanitasi tajuk rimbun setidaknya 3 bulan sekali.
Lakukan pemantauan rutin setiap 7 hingga 14 hari sekali pada permukaan atas dan bawah daun cempedak. Jika gejala menguning sudah menyebar hingga lebih dari 30 persen dari total kanopi, segera lakukan tindakan koreksi tanah dan konsultasikan dengan petugas BPP setempat agar mendapat langkah penanganan spesifik yang sesuai dengan kondisi lahan Anda.