Memasuki fase vegetatif lanjut pada umur 4 hingga 8 bulan, tanaman nanas memerlukan tambahan unsur kalium yang lebih tinggi untuk memperkokoh batang dan mempersiapkan pembentukan bunga. Lakukan pemupukan lanjutan setiap 6 minggu sekali dengan komposisi hara seimbang yang mendahulukan unsur kalium guna mendukung pembesaran tajuk. Pada musim hujan, aplikasi pupuk padat sebaiknya dibenamkan ke dalam tanah untuk menghindari hanyut oleh air hujan deras, sedangkan pada musim kemarau gunakan teknik kocor atau larutan pupuk.
Fase generatif atau pembungaan dan pembuahan yang dimulai sekitar umur 9 hingga 12 bulan merupakan masa paling krusial yang menentukan kualitas hasil panen nanas. Berikan tambahan unsur hara mikro seperti boron dan seng jika diperlukan untuk mencegah cacat buah serta memastikan pengisian buah berjalan sempurna. Pemupukan pada fase ini dihentikan total sekitar satu bulan sebelum panen agar kualitas rasa buah nanas tetap manis alami dan tidak menyisakan residu hara yang berlebih pada daging buah.
Pemberian pupuk organik berupa kompos matang atau pupuk kandang matang sebanyak 1 hingga 2 kilogram per tanaman pada awal pengolahan tanah sangat dianjurkan untuk memperbaiki struktur fisik dan biologi tanah. Kombinasi pupuk organik dan anorganik secara berimbang akan menjaga kesuburan lahan dalam jangka panjang serta meningkatkan ketahanan tanaman nanas terhadap serangan penyakit akar. Selalu lakukan penyiraman yang cukup setelah melakukan pemupukan kering agar butiran pupuk dapat larut dengan baik dan segera diserap oleh rambut akar nanas.