Nanas, Diagnosis dan Cara Mengendalikan Hama Utama Tanaman Nanas
Pineapple Supply Co. / Pexels

Diagnosis dan Cara Mengendalikan Hama Utama Tanaman Nanas

Serangan hama nanas seperti kutu putih dan penggerek buah dapat digagalkan dengan sanitasi kebun yang disiplin serta pengendalian vektor sejak dini.

Jawaban singkat

Serangan hama pada tanaman nanas (Ananas comosus) di wilayah Indonesia dapat menurunkan kualitas serta kuantitas panen hingga lebih dari 40 persen jika tidak ditangani dengan cepat. Kondisi iklim tropis yang lembap sepanjang tahun sangat mendukung perkembangbiakan berbagai jenis serangga pengganggu, baik di lahan dataran rendah maupun dataran tinggi. Pengamatan rutin pada area pertanaman nanas setidaknya satu kali dalam seminggu menjadi langkah awal yang sangat krusial untuk mendeteksi gejala serangan sedini mungkin.

Ringkas: Nanas

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, siram saat tanah kering dan hindari genangan
Musim
Sepanjang tahun di iklim tropis Indonesia
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap kekeringan tetapi sangat benci media tanam yang tergenang.

Hama kutu putih merupakan salah satu ancaman utama yang sering berasosiasi dengan keberadaan semut di sekitar pangkal batang. Kutu ini menyerap cairan sel tanaman dan mensekresikan embun madu yang memicu munculnya jamur jelutut, bahkan dapat menularkan penyakit layu nanas. Pengendalian vektor semut secara berkala setiap 2 hingga 3 minggu sekali melalui pembersihan gulma di sekitar piringan tanaman seluas radius 50 cm sangat efektif menekan populasi kutu putih.

Saat memasuki fase pembungaan hingga pembentukan buah pada umur 4 sampai 6 bulan setelah induksi, ancaman penggerek buah mulai meningkat. Ulat penggerek akan membuat lubang pada mata buah muda dan mengeluarkan cairan getah transparan yang memproses menjadi gumpalan keras. Pembersihan sisa-sisa kelopak bunga yang mengering dan pembungkus buah secara mekanis dapat mengurangi tempat persembunyian ulat tersebut.

Untuk menjaga keberlanjutan kebun nanas, pengolahan tanah sebelum tanam harus dilakukan secara sempurna dengan membalik tanah pada kedalaman 20 hingga 30 cm dan membiarkannya tersinar matahari selama 14 hari. Gunakan selalu bibit sehat dari anakan (sucker) atau tunas buah (slip) yang berumur 6 hingga 9 bulan dari induk yang bebas dari riwayat serangan hama. Pendekatan pengelolaan hama terpadu ini terbukti efisien dan ramah lingkungan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kutu Putih Nanas (Dysmicoccus breviipes)

Ciri: Terdapat lapisan lilin putih seperti kapas di pangkal daun dekat tanah, daun menguning lalu memerah, dan terdapat koloni semut di sekitar tanaman.

Solusi: Bersihkan sarang semut di piringan tanaman, semprotkan sabun cuci piring hayati atau minyak mimba secara teratur, serta lakukan sanitasi gulma.

Penggerek Buah Nanas (Strymon basilides)

Ciri: Terdapat lubang-lubang kecil pada mata buah muda yang mengeluarkan cairan getah jernih memadat serta kotoran ulat berwarna cokelat.

Solusi: Bungkus buah muda menggunakan kertas semen atau kain tipis saat bunga mulai layu, dan bersihkan sisa mahkota bunga yang mengering.

Uret / Ulat Tanah (Holotrichia spp.)

Ciri: Tanaman nanas mendadak layu, pertumbuhan kerdil, dan saat dicabut sistem perakaran di kedalaman 5 hingga 10 cm terlihat terputus atau rusak parah.

Solusi: Lakukan pembalikan tanah dan pengapuran saat olah tanah awal, serta gunakan agen hayati jamur Metarhizium pada media tanam.

Thrips Nanas (Holothrips spp.)

Ciri: Permukaan daun bagian bawah berwarna keperakan atau cokelat keabu-abuan dengan garis-garis goresan, daun muda cenderung menggulung.

Solusi: Jagalah kelembapan lahan, pasang perangkap pelekat kuning di sekitar kebun, dan tingkatkan keberadaan musuh alami seperti kumbang macan.

Langkah-langkah

  1. Lakukan inspeksi mingguan pada seluruh area pertanaman nanas dengan memeriksa bagian pelepah daun bawah dan mata buah muda.
  2. Bersihkan gulma di sekitar piringan tanaman radius 50 cm setiap 2 hingga 3 minggu sekali untuk memutus siklus hidup semut dan hama.
  3. Pangkas dan bakar daun atau buah yang terinfeksi parah di luar area perkebunan agar hama tidak menyebar ke tanaman sehat.
  4. Pasang pembungkus buah (bronsong) dari kertas busa atau kertas semen saat buah nanas mencapai ukuran sebesar kepalan tangan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa semut sering terlihat berkumpul di sekitar tanaman nanas?

Semut tertarik pada embun madu manis yang dihasilkan oleh kutu putih, sekaligus bertindak melindungi kutu putih dari serangan pemangsa alami.

Apakah buah nanas yang terserang penggerek masih aman dikonsumsi?

Bagian buah yang tidak terserang masih aman dikonsumsi setelah bagian yang berlubang dan bergetah dipotong serta dibuang.

Kapan waktu terbaik untuk membungkus buah nanas agar terhindar dari hama?

Waktu terbaik adalah saat mahkota bunga nanas baru selesai mekar dan mulai mengering, sekitar umur 4 hingga 5 bulan setelah induksi pembungaan.

Apakah pestisida nabati efektif mengendalikan hama nanas?

Pestisida nabati seperti ekstrak mimba dan tembakau sangat efektif untuk pencegahan rutin dan penanganan serangan tingkat ringan.

Lebih lanjut tentang Nanas

Panduan terkait

Hama & Pengendalian, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.