Nanas, Cara Merawat Nanas Agar Subur dan Rajin Berbuah
Pineapple Supply Co. / Pexels

Cara Merawat Nanas Agar Subur dan Rajin Berbuah

Merawat tanaman nanas agar subur dan menghasilkan buah yang manis membutuhkan pemupukan berimbang, penyiraman yang tepat, serta pembersihan gulma secara berkala.

Jawaban singkat

Nanas (Ananas comosus) merupakan tanaman buah tropis yang sangat cocok ditanam di seluruh wilayah Indonesia sepanjang tahun. Untuk mencapai pertumbuhan optimal, nanas memerlukan paparan sinar matahari penuh setidaknya 6 hingga 8 jam setiap hari. Penanaman di lahan terbuka dengan drainase tanah yang baik, seperti tanah lempung berpasir dengan pH 4,5 hingga 5,5, sangat disarankan agar sistem perakaran tidak gampang membusuk saat musim hujan tiba.

Ringkas: Nanas

Cahaya
Sinar matahari penuh minimal 8 jam sehari
Penyiraman
Sedang, siram saat tanah kering dan hindari genangan
Musim
Sepanjang tahun di iklim tropis Indonesia
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman sangat toleran terhadap kekeringan tetapi sangat benci media tanam yang tergenang.

Pengairan tanaman nanas perlu disesuaikan dengan perubahan musim di Indonesia. Pada musim kemarau, siram tanaman sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu pada bagian roset daun dan pangkal batang dengan volume sekitar 1 hingga 2 liter per tanaman. Sebaliknya, saat musim hujan tiba, hentikan penyiraman rutin dan fokuslah menjaga parit drainase setinggi 20 hingga 30 cm di sekitar bedengan agar air hujan tidak menggenangi area perakaran.

Pemupukan berkala menjadi kunci utama agar tanaman nanas tumbuh kekar dan berbuah lebat. Berikan pupuk organik kaya bahan hayati atau kompos matang sebanyak 2 hingga 3 kilogram per lubang tanam saat pembenahan tanah. Selama masa vegetatif awal dari umur 1 hingga 6 bulan, aplikasikan pupuk pelengkap hara nitrogen dan kalium setiap 2 bulan sekali untuk merangsang pembentukan daun yang tebal dan hijau segar.

Perawatan rutin juga mencakup penyiangan gulma setiap 3 hingga 4 minggu sekali serta pemangkasan daun tua yang menguning di bagian bawah tanaman. Pembungaan secara buatan dapat dirangsang saat tanaman berumur 8 hingga 10 bulan atau telah memiliki minimal 30 hingga 40 helai daun yang sehat, sehingga pemanenan buah nanas berukuran optimal dapat dilakukan 4 hingga 5 bulan setelah masa induksi tersebut.

Langkah-langkah

  1. Lakukan penyiangan gulma di sekitar piringan tanaman secara rutin setiap 3 sampai 4 minggu sekali agar unsur hara tanah tidak terbagi.
  2. Berikan air secukupnya pada area roset daun 2 kali seminggu selama musim kemarau, dan pastikan saluran air lancar saat musim hujan.
  3. Aplikasikan pemupukan susulan berunsur hara lengkap setiap 2 bulan sekali sejak umur 1 bulan hingga memasuki fase generatif.
  4. Lakukan pemangkasan pada daun-daun bagian bawah yang sudah tua, kering, atau terserang bercak daun untuk menjaga kebersihan area piringan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama nanas bisa dipanen sejak awal ditanam?

Nanas umumnya dapat dipanen antara 12 hingga 18 bulan setelah penanaman bibit yang berasal dari mahkota atau tunas anakan.

Mengapa warna daun nanas berubah menjadi kemerahan?

Perubahan warna daun menjadi kemerahan biasanya menandakan tanaman mengalami stres kekeringan, paparan sinar matahari ekstrem, atau kekurangan unsur hara nitrogen.

Apakah mahkota buah nanas dari pasar bisa ditanam kembali?

Bisa, mahkota nanas dapat ditanam dengan memotong sisa daging buah, mengeringanginkan pangkalnya selama 2 hari, lalu menanamnya di media gembur.

Bagaimana cara membuat buah nanas terasa lebih manis?

Pastikan tanaman mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari dan berikan pemupukan yang cukup unsur kalium menjelang fase pembentukan buah.

Lebih lanjut tentang Nanas

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.