Gejala infeksi jamur sering kali tampak berupa bercak cokelat kehitaman pada daun muda, pembusukan pada pangkal buah, hingga matinya pucuk tanaman secara mendadak. Pemangkasan pemeliharaan sebanyak 1 kali setiap 6 bulan menjadi langkah awal yang penting untuk membuka penetrasi sinar matahari minimal 8 jam per hari ke bagian dalam tajuk.
Selain pemangkasan, sanitasi kebun harus dilakukan secara rutin setiap 3 hari sekali dengan mengumpulkan dan membakar atau mengubur daun serta buah yang terinfeksi minimal sedalam 30 centimeter di luar area piringan pohon. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penularan spora jamur yang terbawa oleh percikan air hujan.
Jika infeksi telah mencapai tingkat kerusakan lebih dari 15 persen dari total tajuk, aplikasi fungisida berbahan aktif hayati atau kimia dapat dipertimbangkan. Penyemprotan hendaknya dilakukan pada pagi hari pukul 06.00 hingga 09.00 dengan interval 7 hingga 10 hari sekali selama periode hujan lebat berlangsung.





