Pada tahap penanaman, buka polibag secara perlahan tanpa merusak bola akar, lalu masukkan bibit tegak lurus di tengah lubang dan padatkan tanah di sekelilingnya. Lakukan penyiraman secara teratur sebanyak 10 hingga 15 liter air per pohon setiap pagi atau sore hari selama 3 bulan pertama, terutama jika penanaman dilakukan saat musim kemarau. Pada fase pertumbuhan vegetatif awal ini, berikan pemupukan NPK seimbang sebanyak 100 gram per pohon setiap 3 bulan sekali yang ditabur melingkar searah tajuk terluar daun.
Memasuki umur 2 hingga 3 tahun, lakukan pemangkasan bentuk dengan pola 1-3-9 untuk membentuk tajuk tanaman yang seimbang dan memastikan seluruh bagian tanaman mendapat sinar matahari. Jika Anda menanam varietas kelengkeng dataran rendah seperti Kateki yang memerlukan induksi pembuahan, berikan pemicu pembungaan saat kondisi daun berada pada fase tua pekat sekitar bulan Juli hingga Agustus. Penyiraman perlu dijaga tetap stabil saat pembentukan calon buah agar buah tidak mengalami kerontokan masal.
Kelengkeng siap dipanen sekitar 4 hingga 5 bulan setelah bunga mekar penuh, ditandai dengan kulit buah yang berubah menjadi kecokelatan halus, muncul aroma khas, dan rasa daging buah manis gurih. Proses pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 09.00 WIB dengan memotong tangkai dompolan buah menggunakan gunting pangkas bersih beserta 2 hingga 3 helai daun. Satu pohon kelengkeng dewasa berumur 4 tahun mampu menghasilkan 20 hingga 50 kg buah segar dalam satu musim panen utama.





