Memasuki fase peralihan menuju pembungaan yang biasanya terjadi menjelang akhir musim kemarau atau saat stres air ringan, komposisi pemupukan harus segera diubah. Kurangi unsur nitrogen dan tingkatkan porsi fosfor serta kalium untuk merangsang kemunculan kuncup bunga yang lebat dan mencegah kerontokan. Aplikasi pupuk fosfor dan kalium ini dilakukan secara melingkar di parit kecil di sekeliling perakaran, lalu ditutup tanah tipis agar tidak menguap tersengat matahari tropis.
Ketika buah jeruk mulai terbentuk sebesar kelereng hingga fase pembesaran buah yang sering bertepatan dengan datangnya musim hujan, kebutuhan unsur kalium dan kalsium meningkat sangat tajam. Berikan tambahan unsur hara makro dan mikro melalui pemupukan susulan setiap bulan dengan dosis yang ditingkatkan seiring bertambahnya usia tanaman dan volume buah. Pastikan kelembapan tanah terjaga dengan baik agar penyerapan unsur hara kalium oleh akar rambut berlangsung optimal tanpa hambatan kekeringan.
Selain pemupukan akar, penyemprotan pupuk daun yang mengandung unsur mikro penting seperti seng, boron, dan magnesium sangat dianjurkan dilakukan pada pagi hari setiap tiga minggu sekali selama fase pembungaan dan pembentukan buah muda. Selalu imbangi pemberian pupuk kimia buatan dengan penambahan bahan organik matang minimal dua kali setahun untuk memperbaiki struktur tanah dan menjaga populasi mikroorganisme baik di sekitar perakaran. Dengan pola pemupukan terpadu ini, produktivitas kebun jeruk Anda akan meningkat secara berkelanjutan di berbagai wilayah nusantara.





