Saat tanaman memasuki usia produktif di atas dua tahun, fokus pemupukan bergeser untuk merangsang pembungaan. Tiga bulan sebelum puncak musim berbunga, yaitu saat memasuki transisi musim kemarau sekitar bulan April atau Mei, kurangi porsi nitrogen dan tingkatkan unsur kalium serta fosfor. Aplikasi pupuk dilakukan dengan cara membuat parit melingkar searah lingkaran tajuk luar pohon agar nutrisi terserap langsung oleh akar serabut.
Ketika pentil buah mulai muncul dan berukuran sebesar biji kelereng, jambu air membutuhkan asupan kalium yang tinggi serta kalsium untuk mencegah kerontokan dan pembusukan bagian ujung buah. Berikan pemupukan susulan setiap tiga hingga empat minggu sekali selama fase pembesaran buah. Pastikan penyiraman tetap stabil satu hingga dua hari sekali agar nutrisi terangkut sempurna dan kulit buah tidak mudah pecah saat mendekati masa panen.
Setelah panen raya selesai, tanaman jambu air mengalami fase pemulihan karena nutrisi dalam jaringan tanaman telah terkuras habis. Lakukan pemangkasan pemeliharaan untuk membuang ranting kering atau tunas air, dilanjutkan dengan pemberian pupuk organik sebanyak 15 hingga 20 kilogram per pohon ditambah pupuk pemulihan. Langkah ini memicu pembentukan kanopi baru sebelum memasuki siklus pembuahan berikutnya di musim mendatang.





