Siram 2-3 kali seminggu saat media tanam mulai kering. Di musim kemarau, frekuensi bisa ditingkatkan. Gunakan air bersih suhu ruang dan pastikan pot memiliki drainase baik. Jangan biarkan air menggenang karena menyebabkan busuk akar. Di musim hujan, kurangi penyiraman.
Pupuk setiap 2 minggu sekali dengan pupuk cair seimbang (misal NPK 20-20-20) setengah dosis anjuran. Saat memasuki fase berbunga, gunakan pupuk dengan fosfor tinggi (misal NPK 10-30-20) sebulan sekali. Alternatif, gunakan pupuk slow release granular tabur di permukaan media setiap 3 bulan.
Gunakan media tanam yang porous, seperti campuran pakis cacah, arang sekam, dan cocopeat (2:1:1). Repotting dilakukan setiap 1-2 tahun atau saat akar sudah memenuhi pot. Pilih pot yang sedikit lebih besar. Perbanyak dengan pemisahan anakan atau stek batang saat repotting.